Pacman Incar Revans Di Makau

Senin, 08 April 2013, 08:15 WIB
Pacman Incar Revans Di Makau
Manny Pac­quiao
rmol news logo .Petinju fenomenal Manny Pac­quiao penasaran ingin mem­balas kekalahannya dari Juan Manuel Marquez 9 Desember lalu. Dia menginginkan duel se­lanjutnya digelar di Macau.

Hal itu juga didukung karena pihak petinju asal Filipina itu su­dah bekerja sama dengan pihak kasino di sana. Negosiasi tengah dan akan terus berlangsung un­tuk duel replay kontra Marquez untuk kelima kalinya.

Sekadar catatan, Pacman, julu­kan Pacquiao, memang dikalah­kan Marquez Desember silam dengan KO ronde keenam. Total mereka sudah empat kali berte­mu dengan dua kali Pac Man menang, Marquez menang sekali dan sisanya draw.

 Makau adalah kota yang di­inginkan Pacman untuk mela­kukan duel selanjutnya. Melihat keinginan yang besar seperti itu, sang promotor Bob Arum juga ber­harap keinginan itu segera ter­laksana.

“Saya harap begitu, saya ber­harap juga demikian, duel itu akan terlaksana tidak musim pa­nas ini, tapi akan berada di mu­sim gugur. Saya tahu dia me­ngatakan keinginan untuk ber­tarung di Macau, jadi kami fokus pada itu,” kata Bon Arum di ABS-CBN.

Sementara itu, Zou Shiming menjalani debut gemilang pada pertan­dingan profesional perda­nanya yang berlangsung di Ma­cau. Peraih dua medali emas Olim­­piade itu meraih kemena­ng­an angka.

Karier Zou di dunia tinju ama­tir me­mang me­nak­jubkan. Petin­ju ini pernah meraih medali emas di Beijing dan London. Dia juga menjadi petinju pertama yang ber­hasil merebut tiga medali di Olim­piade itu.

Meski baru menjalani debut di professional, Zou nampak sama sekali tidak canggung. Petinju asal China itu berhasil menga­lahkan Eleazar Valenzuela deng­an tiga juri memberikan angka kemenangan 40-36 untuk Zou, Minggu (7/4).

Petinju berusia 31 tahun itu su­dah menjalani kontrak profes­sio­nal dengan Top Rank yang di­ke­lola Bob Arum, yang juga men­jadi agen untuk juara di delapan kelas berbeda Manny Pacquiao dan Timothy Bradley, juara di ke­las menenang versi WBO.

Sekedar catatan, ternyata Zou memiliki daya pikat yang cukup kuat. Terbukti saat Zou berta­rung, hampir semua orang di Cina ikut menyaksikkan petinju kebang­ga­annya itu bertarung. Dia meren­canakan pertarungan un­tuk mere­but gelar juara dunia dalam kurun waktu setahun. [Harian Rakyat Merdeka]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA