Bertarung di Crandon Park Tennis Center, Miami, kemarin, dua petenis mengusung ambisi berÂbeda. Sharapova berambisi jadi petenis pertama yang memeÂnangi dua gelar bergengsi Indian Wells dan Miami Masters.
Sementara itu, Serena beramÂbisi melewati catatan rekor peteÂnis legendaris Jerman Steffi Graf yang mengoleksi lima trofi juara. Petenis nomor satu dunia ini ingin jadi petenis dengan gelar juara Miami Masters terbanyak dengan merengkuh trofi keÂenamÂnya setelah sebelumnya meÂnang di tahun 2002, 2003, 2004, 2007 dan 2008.
Duel dua petenis terbaik ini pun berlangsung sengit. Kejar meÂngejar poin pun tak terelakÂkan, di mana pada delapan game pertama kedua berbagi poin sama 4-4. Di game ke-9, SharaÂpova melakuÂkan break dan mengÂungguli poin Sharapova untuk mengamankan set pertama 6-4.
Set kedua kembali berlangÂsung ketat. Namun, kali ini SeÂrena mampu tampil lebih baik seÂhingga merebut set kedua 6-3 dan memaksakan rubber set. Di set penentuan, Serena melakuÂkan comeback hebat.
Serena benar-benar mendoÂmiÂnasi permainan dan tidak memÂberikan ampun buat petenis jelita Rusia itu untuk mengembangkan permainan, hingga akhirnya meÂnyabet trofi juara keenamnya deÂngan skor 4-6, 6-3 dan 6-0 dalam tempo 2 jam 9 menit.
Serena senang bisa mencetak reÂkor itu. Petenis nomor satu duÂnia itu mengaku memang sudah lama ingin menciptakan sebuah rekor. “Akhirnya saya membuat sebuah rekor, ini sangat menyeÂnangÂkan. Saya tidak bisa mengeÂjar rekor Margaret atau Graff, jadi saya senang bisa mewujudÂkannya sekarang. Ini sangat meÂnyenangkan,†kata Serena dilanÂsir
NZSport, kemarin. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: