Tontowi/Liliyana yang baru saja menjuarai All England 2013 ini tampil meyakinkan pada set pertama. Namun, di set kedua, meÂreka sempat kedodoran dan ganÂtian ditekan. Kendati demiÂkian, pasangan peringkat dua duÂnia ini tetap mampu memeÂnangÂkan pertandingan.
“Laga ini bukan penentuan kaÂrena Indonesia sudah pasti lolos. Jadi kita berusaha enjoy. Dan saya yakin kita tetap dapat meÂnang,†kata Liliyana, usai laga dikutip dari website resmi PBSI, kemarin.
Sebelumnya, Indonesia semÂpat unggul 2-0. Pada partai perÂtaÂma, ganda putra Hendra SetiaÂwan/Mohammad Ahsan berhasil menumbangkan pasangan Rusia Ivan Sozonov/Vladimir Ivanov 22-20, 21-19. Kemudian, DionyÂsius Hayom Rumbaka mengaÂlahÂkan pemain Irlandia Scott Evans 21-19, 21-1. Pada set keÂdua, saat kedudukan 11-1, Scott mengundurkan diri dari permaiÂnan karena mengalami gangguan perut.
Tim All Star Eropa mampu mencuri poin saat tunggal putri Bellatrix Manupputy kesulitan menghadapi Caroline Marin. Dukungan publik Surabaya tidak mampu dimaksimalkan Bellatrix untuk mengatasi tekanan hebat yang diberikan Marin.
Di set pertama, Bellatrix kerap melakukan kesalahan. Dia bahÂkan sempat tertinggal jauh 5-13 dari pebulutangkis asal Spanyol terseÂbut. Akibatnya, Marin meÂlaju tanÂpa beban hingga akhirnya menang telak di set pertama 21-8. Pada set kedua, Bellatrix akÂhirÂnya mampu bangkit dan meÂmiÂnimalkan kesaÂlahan pada set pertama. SebaÂliknya, Marin jusÂtru kerap melaÂkukan kesalahan senÂdiri. Bellatrix pun mampu meÂmaksakan rubber set alias set keÂtiga setelah menang 21-14. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: