Pria asal Swiss itu mengÂadaÂkan pertemuan dengan perdana menteri Brazil Aldo Rebelo untuk mendiskusikan
progress Piala Dunia.
“Saya yakin bahwa juara lima kali akan memÂperÂsemÂbahkan kompetisi yang luar biasa pada 2014. Saya yakin bahÂwa dengan kekuatan ekonomi dan keyaÂkinÂan, Brazil akan siap dan mamÂpu menyelenggarakan Piala Dunia dengan luar biasa,†imbuhnya di
FIFA.com.Sementara itu, makin dekatÂnya perhelatan pesta Piala Dunia 2014 yang akan diselenggarakan di Brazil pada musim panas taÂhun depan, negeri elok di kaÂwasan Amerika Selatan ini mulai menggenjot pembenahan dan perÂbaikan di segala sektor, terÂmasuk profesi prostitusi.
Prostitusi di negara Samba telah dianggap sebagai mata penÂcarian yang terstruktur dan dapat dikatakan hampir legal. Semua para Pekerja Seks Komersial yang memenuhi populasi di Belo Horizonte, telah diberikan anÂjuran supaya mendaftar dalam sebuah kelas pembinaan Bahasa IngÂgris yang diselenggarakan seÂcara cuma-cuma demi meÂningÂkatkan level dalam pemberian pelayanan selama jalannya turÂnamen akbar tersebut.
Menurut, Presiden Asosiasi ProÂtitusi di Belo Horizonte, Cida Vieira, pada saat ini sudah ada 20 orang gadis dari anak asuhÂanÂnya yang telah mendaftar seÂcara suka rela dalam program pengajaran selama delapan bulan yang akan dimulai pada Bulan Maret mendatang. Ia juga berÂharap kalau nantinya akan ada 300 orang dari 4000 Wanita Tuna Susila yang ia gawangi, bersedia untuk belajar sebelum Piala Dunia mulai bergulir.
“Pastinya sangatlah penting buat gadis-gadis ini bisa mahir berbahasa Inggris untuk memÂbeÂritahu klien mereka, berapa baÂyaran yang harus diberikan dan kami juga harus tahu apa yang bisa membuat mereka mendapat rangÂsangan dan oleh karena alasan itulah kami jadi berpikir kaÂlau sebaiknya perlu juga diÂtambah pemberian kelas Bahasa Perancis dan Italia secara gratis pula,†jelasnya di ESPN. [Harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: