Blatter Optimistis Brazil Sukses Gelar Piala Dunia

Sabtu, 23 Maret 2013, 08:27 WIB
Blatter Optimistis Brazil Sukses Gelar Piala Dunia
Sepp Blatter
rmol news logo Presiden FIFA Sepp Blatter telah menegaskan keyakinannya sekali lagi bahwa Brazil akan menjadi tuan rumah Piala Dunia yang sukses. Pria berusia 77 tahun itu tengah berada di Brazil yang juga mempersiapkan Piala Konfederasi.

Pria asal Swiss itu meng­ada­kan pertemuan dengan perdana menteri Brazil Aldo Rebelo untuk mendiskusikan progress Piala Dunia.

“Saya yakin bahwa juara lima kali akan mem­per­sem­bahkan kompetisi yang luar biasa pada 2014. Saya yakin bah­wa dengan kekuatan ekonomi dan keya­kin­an, Brazil akan siap dan mam­pu menyelenggarakan Piala Dunia dengan luar biasa,” imbuhnya di FIFA.com.

Sementara itu, makin dekat­nya perhelatan pesta Piala Dunia 2014 yang akan diselenggarakan di Brazil pada musim panas ta­hun depan, negeri elok di ka­wasan Amerika Selatan ini mulai menggenjot pembenahan dan per­baikan di segala sektor, ter­masuk profesi prostitusi.

Prostitusi di negara Samba telah dianggap sebagai mata pen­carian yang terstruktur dan dapat dikatakan hampir legal. Semua para Pekerja Seks Komersial yang memenuhi populasi di Belo Horizonte, telah diberikan an­juran supaya mendaftar dalam sebuah kelas pembinaan Bahasa Ing­gris yang diselenggarakan se­cara cuma-cuma demi me­ning­katkan level dalam pemberian pelayanan selama jalannya tur­namen akbar tersebut.

Menurut, Presiden Asosiasi Pro­titusi di Belo Horizonte, Cida Vieira, pada saat ini sudah ada 20 orang gadis dari anak asuh­an­nya yang telah mendaftar se­cara suka rela dalam program pengajaran selama delapan bulan yang akan dimulai pada Bulan Maret mendatang. Ia juga ber­harap kalau nantinya akan ada 300 orang dari 4000 Wanita Tuna Susila yang ia gawangi, bersedia untuk belajar sebelum Piala Dunia mulai bergulir.

“Pastinya sangatlah penting buat gadis-gadis ini bisa mahir berbahasa Inggris untuk mem­be­ritahu klien mereka, berapa ba­yaran yang harus diberikan dan kami juga harus tahu apa yang bisa membuat mereka mendapat rang­sangan dan oleh karena alasan itulah kami jadi berpikir ka­lau sebaiknya perlu juga di­tambah pemberian kelas Bahasa Perancis dan Italia secara gratis pula,” jelasnya di ESPN. [Harian Rakyat Merdeka]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA