Petinju berdarah Pakistan itu semakin bersemangat saat mengetahui duel itu bakal digelar Shefield Arena, Inggris, yang merupakan tanah kelahirannya.
Pria kelahiran 8 Desember 1986 itu kali terakhir bertarung di hadapan publik Inggris, ketika menang angka atas Paul McCloskey di MEN Arena, Manchester, pada 16 April 2011. “Malam itu akan menjadi pertarungan yang spesial,†katanya kepada Boxingnews, Kamis lalu.
Bagi Khan menilai, sosok Diaz merupakan adalah lawan yang sangat berbahaya, apalagi dia bekas juara dunia kelas ringan IBF.
“Saya tahu bahwa ia bakal datang dengan segenap kemampuannya dan saya siap terhadap apapun yang akan dilakukannya. Dengan kecepatan dan kemampuan tinju saya, dan dipadu dengan kekuatan dan pengalaman Diaz itu akan menjadi duel yang sangatmendebarkan.â€
Sementara itu, Julio Diaz mengaku sudah berlatih spartan untuk merobohkan Khan. Kemenangan KO pun sudah dipatoknya. “Saya tidak pergi ke Inggris hanya untuk memperoleh kemenangan angka. Saya bertarung untuk mencetak kemenangan KO.â€
Pemilik rekor 40 menang (29KO), tujuh kali kalah, dan satu kali imbang itu menegaskan, hanya kemenangan KO yang akan membuatnya benar-benar merasa menang atas petinju berjuluk King Khan. “Ada banyak kelemahan. Khan tak bisa menerima pukulan dan ketika dia kewalahan, cenderung panik.†[harian Rakyat Merdeka]
BERITA TERKAIT: