Unggulan Gelisah

Brazil vs Korea Selatan

Selasa, 07 Agustus 2012, 09:11 WIB
Unggulan Gelisah
Kecil Besar

rmol news logo Semifinal Olimpiade 2012 mempertemukan Korea Selatan versus Brazil di stadion Old Trafford, Manchester, Inggris. Bakal seru dan menarik.

Di atas kertas, Brazil dengan sta­tus unggulan, akan terbebani ka­re­na harus meraih kemenang­an. Se­dangkan Korea Selatan yang sudah men­capai semifinal, akan bermain lepas. Kalah, wa­jar, me­nang tentu luar biasa dan menge­jutkan.

Meski Brazil di­ung­gulkan, na­mun permainan pan­tang me­nye­rah Korsel sangat disegani tim lawan. Brazil difa­voritkan me­raih me­dali emas se­telah sejum­lah kan­didat lainnya, seperti Uru­gu­ay, Spanyol, dan Bri­tania Ra­ya terdepak. Tuan ru­mah disingkir­kan Korsel lewat adu penalti.

Usai pertandingan me­lawan Honduras di perempat final, pemain Bra­zil langsung kembali ke hotel, dan menyaksikan per­tandingan antara Britania Raya dan Korea Selatan untuk mem­pelajari per­mainan lawan.

“Korea Selatan merupakan tim yang banyak berlari sepan­jang waktu, dan tak pernah me­nyerah. Bahkan di perpanjangan waktu, ketika Anda perkirakan mereka kelelahan, mereka tetap berlari, dan mencari gol,” kata kapten Brazil, Thiago Silva.

Ditambahkan Silva, selain fi­sik yang kuat, tim-tim asal Asia juga sudah memahami bagai­ma­na memainkan sepakbola yang mudah, dan jarang membuat ke­salahan. Mereka juga memaksa lawan tidak bisa mendekati areal pertahanan.

Brazil belum pernah meraih me­dali emas di Olimpiade. Pres­tasi terbaik negeri sepak bola ini adalah medali perak 1984 dan 1988, dan medali perunggu Olim­piade 1996 dan 2008. Sele­cao adalah tim dengan shots on goal terbanyak sejauh ini. Dari 72 tembakan, 28 diantara­nya me­ngarah ke gawang.

Brazil selalu mencetak tiga gol di setiap pertandingan Olimpia­de sejak fase grup. Sejauh ini menjadi tim tersubur di Olim­pia­de dengan koleksi 12 gol. Da­miao me­nem­pati urutan kedua di barisan top­skor sementara deng­an empat gol. Hanya kalah satu gol dari striker Senegal Moussa Konate.

Bagi Korsel, lolos ke semifinal Olimpiade tahun ini adalah pres­tasi terbaik mereka sepanjang se­jarah Olimpiade. Pelatih Kor­sel Hong Myung-Bo, adalah legen­da Korsel dengan koleksi 136 caps. Myung-Bo telah terlibat di tim Korsel untuk Olimpiade sejak ta­hun 2007 sebagai asisten pelatih.

Dibanding Brazil dengan 28 tembakan mengarah ke gawang, Korsel hanya mencatat 16 tem­ba­kan mengarah ke gawang dari 60 tembakan.

Produktivitas gol Korsel juga sangat rendah, hanya mampu mencetak total tiga gol hingga babak semifinal ini. [Harian Rakyat Merdeka]

Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA