Tropi FA Akan Permanenkan Status Di Matteo Sebagai Pelatih Chelsea

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Sabtu, 05 Mei 2012, 13:18 WIB
Tropi FA Akan Permanenkan Status Di Matteo Sebagai Pelatih Chelsea
Roberto Di Matteo/ist
RMOL. Meski sering dianggap sebagai perebutan piala hiburan, Final Piala FA yang akan digelar di Stadion Wembley, London (Sabtu, 5/5), tidak dipandang sebelah mata oleh pelatih Chelsea. Pasalnya, tropi Piala FA akan memiliki arti yang sangat penting bagi Roberto Di Matteo untuk mempermanenkan statusnya sebagai pelatih Chelsea.

Kapten Chelsea, John Terry, juga telah mendorong rekan-rekan satu timnya untuk mewujudkan mimpi Di Matteo untuk bertahan secara permanen sebagai pelatih Chelsea dengan merebut piala FA.

"Bila kami bisa memenangkan piala ini maka bonus utamanya adalah Robbie (Di Matteo) akan mendapatkan pekerjaan tetap. Itu akan sangat hebat," ujar mantan kapten timnas Inggris tersebut, sebagaimana dikutip ESPN (Sabtu, 5/5).

Sebagai pemain Di Matteo pernah memenangi Piala FA saat memperkuat Chelsea pada 1997 dan 2000.

Sejak mengisi kursi pelatih yang ditinggalkan Andre Villas Boas, prestasi pria berusia 41 tahun ini dalam menangani The Blues terbilang cukup menjanjikan. Di Matteo berhasil membawa Chelsea ke final Piala FA dan Liga Champions dan masih berpeluang untuk menerobos posisi empat besar klasemen terakhir Liga Primer.

"Di Matteo sangat mencintai pekerjaannya. Dan pekerjaannya sangat baik dengan membawa kami ke final FA dan Champions," puji John Terry.

Meskipun demikian, kabar buruk menghantui Chelsea jelang laga final FA ini terkait dua pemain belakang andalan mereka Gary Cahill dan David Luiz. Kedua pemain ini kemungkinan besar tidak bisa diturunkan akibat mengalami cedera.

Menyiasati hal tersebut, Di Matteo kemungkinan akan menduetkan John Terry dengan Branislav Ivanovic di jantung pertahanan dengan Ashley Cole dan Paulo Ferreira menjadi bek sayap.

Catatan pertemuan antara Liverpool dan Chelsea di semua kompetisi dalam 105 tahun terakhir ternyata kurang berpihak kepada Chelsea. Tim milik Roman Abramovich tersebut hanya memenangkan 56 laga dari 162 pertemuan, dimana 73 kali menelan kekalahan dan 33 kali berakhir imbang.[ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA