Rencananya, laga Peterson konÂtra Marquez akan digelar di Dallas Cowboys Stadium di ArÂlington, Texas pada 14 Juli menÂdatang. Namun, sebelum berteÂmu, kedua petinju harus menjaÂlani pertarungan terpisah pada buÂlan Maret mendatang.
“Itu tujuan saya. Itulah yang saya ingin lihat. Tapi kita akan meÂlihat apakah kami bisa melaÂkukannya,†kata Arum di BoÂxingÂScene.com.
Marquez yang memiliki peÂluang kecil melakoni rematch jiÂlid IV melawan Manny Pacquiao pada 9 Juni mendatang, sudah menyanggupi tawaran Arum. Tapi, Peterson masih memperÂtimÂbangkan tawaran tersebut. Karena, petinju Amerika ini maÂsih berpeluang melakoni reÂmatch melawan bekas juara duÂnia IBF/WBA, Amir Khan yang dikalahkannya Desember tahun lalu.
Terkait pertarungan Pacquiao, Arum belum bisa menyebutkan siapa petinju yang bakal menjadi lawan juara delapan kelas berÂbeda itu. Dari empat petinju yang ditawarkan yakni Marquez, PeÂterson, Timothy Bradley dan MiÂguel Cotto, Bradley memiliki peÂluang paling besar.
Marquez sudah disiapkan berÂtarung melawan Peterson, seÂmenÂtara Cotto yang sebelumnya diÂsebut sudah menyepakati laga verÂsus Pacquiao, tidak bersedia berÂtarung di kelas 147 pound (66,6 kg) yang menjadi syarat melawan Pacquiao.
“Sebelumnya kami ingin CotÂto, tapi ia tidak mau bertaÂrung di kelas 147 pound. Marquez dan Peterson akan bertarung satu saÂma lain, maka kita hanya meÂningÂgalkan satu orang (Bradley). Tapi mari kita lihat apa yang terÂjadi,†ujarnya.
“Kami tidak akan mengÂumumÂkan apa-apa sampai wakÂtuÂÂnya tiba. Bisa saja Cotto tiba-tiba menelepon dan mengatakan dia bersedia bertarung di kelas 147?,†pungkas Arum. [Harian Rakyat Merdeka]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: