Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Taufik Mati Gaya

Tontowi/Butet Buru Gelar ke-4 Musim Ini

Kamis, 22 September 2011, 05:41 WIB
Taufik Mati Gaya
Taufik Hidayat

RMOL. Satu lagi, tunggal putra Indonesia harus angkat koper lebih awal di turnamen Jepang Terbuka Super Series 2011. Kali ini, pebulutangkis terbaik Indonesia Taufik Hidayat tumbang di babak pertama.

Taufik yang menempati ung­gulan kelima  dikalahkan pemain kuali­fikasi asal Taiwan, Chou Tien Chi­en 17-21, 21-12 dan 18-21. Pertandingan berlangsung  di Tokyo Metropo­litan Gym­na­sium, Tokyo, kemarin.

Kekalahan perain medali emas Olimpiade Athena ini sekaligus me­nambah catatan buruknya di mu­sim ini. Taufik belum pernah me­menangi gelar satu pun di mu­sim ini.

Padahal Taufik menjadi anda­lan Indonesia untuk meraih me­dali emas di tunggal putra pada SEA Games 2011 mendatang. Se­belumnya, Sony Dwi Kuncoro juga tumbang di babak kuali­fikasi Selasa (20/9), lalu.

“Saya sama sekali tidak bisa ber­main baik. Saya tidak bisa me­nemukan cara untuk menye­rang. Saya kehilangan percaya diri,” kata Taufik seperti dikutip kan­tor berita AFP.

“Saya menikmati bermain bu­lutangkis di hari tua. Saya ingin mengembalikan performa saya, tetapi saya tidak yakin berapa la­ma lagi saya akan bermain,” kata Taufik.

Nasib sial juga dialami juara Tai­wan Terbuka 2011 Tommy Su­giarto. Pemain non pelatnas ini kalah dari pemain Hong Kong, Yun Hu setelah bermain rubber­set 21-17, 15-21 dan 16-21.

Meski demikian, dua wakil tung­gal putra Pelatnas Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rum­baka lolos ke putaran kedua setelah berturut-turut mengalah­kan Shu Wada dari Jepang 21-14 dan 21-14 dan unggulan de­lapan dari China Du Pengyu 21-10 dan 21-16.

Adapun dua tunggal putri Ci­pa­yung, Adriyanti Firdasari dan Lindaweni Fanetri harus pulang lebih awal setelah langkah lawan masing-masing. Firdasari dihen­ti­kan pemain Taiwan, Tai Tzu Ying 13-21 dan 18-21, sedang­kan Lindaweni ditaklukkan No­zomi Okuhara dari Jepang 14-21 dan 17-21.

Sementara itu, ganda campu­ran peringkat dua dunia Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir bertekad mengejar gelar keempat di mu­sim ini. Tontowi/Butet menga­wa­li laga perdana dengan mulus se­telah mengalahkan pasangan Ing­gris Nathan Robertson/Jenny Wallwork 21-10 dan 21-18.

Saat ini, Tontowi/Butet yang dua pekan lalu sebagai runner-up di Taiwan Terbuka sudah meng­umpulkan tiga gelar yakni di Malaysia GP Gold, India Terbuka dan Singapura Super Series.

“Yang pasti saya ingin juara di Jepang, kami membidik gelar keempat pada turnamen ini. Te­tapi, saya tidak mau berpikir ter­lalu jauh, satu per satu dulu,”  ka­ta Butet usai pertandingan.

Di babak selanjutnya, Tonto­wi/Butet akan menghadapi pasa­ngan kualifikasi asal China Hong Wei/Pan Pan yang mengalahkan pa­sangan gado-gado, Robert Blair (Skotlandia)/Gabrielle White (Inggris) 22-24, 23-21 dan 21-17.

“Mereka pasangan junior Chi­na, yang pasti jangan lengah dan tetap fokus (saat menghadapi me­­reka),” katanya.

Hasil manis juga ditorehkan pa­sangan Nova Widianto/Vita Ma­rissa yang melaju ke putaran kedua mengalahkan pasangan Thai­land, Maneepong Jongjit/Savitree Amitapai 21-18, 16-21 dan 21-13. Selanjutnya, mereka akan menghadapi pasangan Den­mark, Joachim Fischer Niel­sen/Christinna Pedersen yang menyi­sihkan ganda China He Hanbin/Bao Yixin 21-12 dan 21-17.

Di ganda putra, unggulan ke­tu­juh Alvent Yulianto/Hendra Ap­rida Gunawan juga membu­ku­kan tempat ke babak kedua setelah menundukkan Shen Ye/Hong Wei dari China 21-16 dan 21-14.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA