Di awal set pertama, perÂmaiÂnan Taufik sempat diimbangi Pacheco. Beberapa kali pemaÂin 29 tahun itu melakukan senÂdiri, terutama dalam perÂmaiÂnan net. Pacheco sempat meÂngÂÂimbangi permainan Taufik hingga kedudukan 6-6, sebeÂlum akhirnya Taufik menyuÂdahi set pertama 21-10.
Di set kedua, bekas pemain PeÂlatnas itu tidak mendapat perÂlawanan yang berarti. SeteÂlah unggul 5-1 di awal set keÂdua, Taufik terus memimpin hingÂga 11-9. Permainan drop shot menyilang dan net yang diperagakan Taufik membuat Pacheco kesulitan. Taufik terus tancap gas hingga unggul 16-9 sebelum akhirnya menang 21-14.
Di babak selanjutnya, Taufik yang menempati unggulan keÂempat akan menghadapi peÂmeÂnangan antara Zi Liang Derek Wong (Singapura) melawan Przemyslaw Wacha (PolanÂdia). Saat berita ini diturunkan, keduanya sedang bermain.
Di tunggal putri, Adrianti Firdasari harus angkat koper lebih awal setelah dikalahkan pemain asal Irlandia Chloe Magee. Sempat unggul 21-13 di set pertama, Firdasari menÂyerah di dua set terakhir 24-22 dan 21-13.
Peter Gade Pensiun Usai Olimpiade Pebulutangkis veteran asal Denmark, Peter Gade ChrisÂtenÂÂsen berencana akan mengÂakhiri kariernya setelah OlimÂpiade 2012 mendatang.
Peter Gade yang kini berusia 34 tahun mengaku terkejut bila melihat perjalanan kariernya yang sudah meraih 16 gelar Grand Prix.
“Saya terkejut bisa bertahan seÂlama ini. Saya akan terus berÂtahan hingga OlimpiaÂde taÂhun depan,†kata Peter Gade.
Menurutnya, meraih gelar Olimpiade adalah ambisinya, sehingga bisa kado istimewa sebelum gantung raket.
“Saya punya satu dunia lagi di sini, dan seperti itulah. Tak ada tempat yang lebih baik seÂlain di Wembley, London. TemÂpat ini sarat akan sejarah dan saya bahagia menjadi baÂgian dari itu,†katanya.
“Saya seharusnya memenaÂngi kejuaraan dunia di Sevilla tahun 2001, tetapi Hendrawan secara tak terduga mucul dan menang. Biar bagaimanapun saya tidak menyesal, saya seÂlalu menikmati setiap even tungÂgal putra sejak debut saya di tahun 1995,†paparnya.
Menatap turnamen KejuaraÂan Dunia Bulutangkis yang kini diikutinya. Peter Gade meÂnyatakan optimistis bisa meÂraih hasil terbaik. Dirinya meÂrasa mempunyai keunggulan di bidang pengalaman dan hal inilah yang akan dijadikan senÂjata pamungkasnya di kejuraan tersebut.
“Saya harus melihat banyak opsi untuk terus bersaing dengÂan pemain lain, terutama deÂngan dua pemain top dunia, Lin Dan dan Lee Chong Wei. Saya secara fisik dalam level tinggi dan saya percaya bahwa saya masih bisa mengoptiÂmalÂkan kondisi saya dan keungÂgulan mental dibanding lainÂnya,†katanya.
[rm]
BERITA TERKAIT: