Menurutnya, duel tersebut akan menjadi batu loncatan seÂbeÂlum menjajal petinju tangguh Flyod Mayweather.
Usai mengawinkan gelar IBF dan WBA setelah mengkanvasÂkan Zab Judah di ronde kelima, akhir pekan kemarin, Khan meÂngaku ingin memainkan satu parÂtai di kelas welter-ringan, seÂbeÂlum naik ke kelas welter yang membuatnya berpeluang bertaÂrung dengan Floyd Mayweather, tahun depan.
Dia menilai pertarungannya kontra Bradley tidak akan terjadi karena sang lawan dinilai takut menghadapinya. Tanda-tanda ketakutan Bradley juga sudah terlihat, kala dia memutuskan mundur dari jadwal pertarungan, sehingga pada akhirnya Khan harus berhadapan dengan Judah.
“Saya tidak berpikir pertaruÂngÂan melawan Bradley akan terÂjadi, sebab saya merasa dia takut untuk melawan saya. Sebab, dia tahu akan kalah, dan kemana dia akan pergi selanjutnya?†sesumÂbar Khan yang ingin merebut saÂbuk juara WBC dan WBO miÂlik Bradley.
“Bagi saya, masih ada pertaruÂngan besar lainnya. Di masa deÂpan, saya ingin bertarung melaÂwan Mayweather, juga mengÂhaÂdapi Erik Morales atau juga meÂlawan pemenang antasa MarÂcos Maidana melawan Robert GuerÂrero,†sambungnya sebagaiÂmana dikutip
OnSundaySport, Kamis (28/7/2011).â€Masih
Ada beberapa nama lain dalam agenda saya untuk bertarung di divisi 140 pound, dan saya masih punya satu di divisi ini sebelum naik ke kelas 147 pounds, di maÂna tantangan besar menanti saÂya,†imbuh petinju 24 tahun ini.
“Menjadi juara dunia merupaÂkan sesuatu yang sangat saya damÂbakan. Tapi, bila pertaruÂngÂan kontra Bradley tidak terealiÂsasi, saya tak masalah. Paling tidak, dunia tahu bahwa saya ingin bertarung tapi dia justru meÂnarik diri,†lanjut Khan yang meÂmiliki rekor 18 menang KO dari 26 pertarungan yang telah diÂmainkannya.
“Dia pasti takut (melawan saÂya). Saya pikir, pihak organisasi seharusnya mencopot dua gelar miliknya dan mungkin mengoÂsongÂkannya untuk lawan berikut yang akan saya hadapi, karena paling tidak ini memberikan peÂtinju lain untuk bertarung memÂperebutkan gelar juara dunia,†tutup Khan.
[rm]
BERITA TERKAIT: