Sebelumnya, Lorenzo harus puas di posisi kedua atau kalah dari Stoner yang naik podium pertama pada GP Amerika SeriÂkat di Sirkuit Laguna Seca hari Minggu (24/7) kemarin. Atas haÂsil tersebut, Stoner memimpin klaÂsemen dengan nilai 193 atau unggul 20 poin dari Lorenzo.
“Sudah jelas kami ingin meÂmenangi balapan di Laguna (Seca), tapi saya pikir kecelakaÂan kemarin membuat kami tidak berada dalam kondisi fisik yang terbaik untuk balapan 32 lap,†kata Lorenzo.
Meski hanya finis di podium kedua, Lorenzo mengaku, tak keÂcewa dan malah merasa berÂuntung dengan hasil tersebut. “Ini lebih kepada mukjizat, seteÂlah kecelakaan hebat di sesi latiÂhan, saya masih bisa naik poÂdium di sini (GP Amerika),†kata Stoner.
Tidak mau tinggal diam, MaÂnajer Tim Yamaha, Wilco ZeeÂlenÂberg mengusung tekad untuk menempel Stoner lagi di seri GP Ceko. Dengan selang waktu dua pekan, Lorenzo diyakini sudah kembali berada dalam kondisi terbaik.
“Di balapan, bisa meraup 20 poin setelah
crash seperti itu saÂma sekali tidak buruk. Kini kami akan beristirahat dan ke Sirkuit Brno dengan kondisi pulih, dan siap untuk bertarung lagi dengan Casey,†tegas Zeelenberg.
Konsistensi Lorenzo di tiga seri terakhir juga membuat leÂgenda MotoGP, Kenny Roberts Sr kagum akan performanya juaÂra dunia 2010 lalu itu. MenuÂrutÂnya, Lorenzo memiliki semangat laÂyaknya
Bulldog, sehingga dia meÂyakin Lorenzo mampu pertaÂhanÂkan gelar juaranya musim ini.
“Sekali Lorenzo menunjukkan taringnya, maka dia takkan meÂlepaskan lawannya begitu saja. Dia layaknya
Bulldog yang meÂrangkuli pergelangan kaki anda. Pebalap lain akan kesulitan meÂlepas kejaran Lorenzo karena dia cukup gigih berburu lawan-laÂwannya,†kata Roberts yang sukÂses meraih juara dunia tiga kali berturut-turut (1978-1980).
[rm]
BERITA TERKAIT: