Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Lorenzo Terus Buru Kursi Casey Stoner

Rabu, 27 Juli 2011, 05:44 WIB
Lorenzo Terus Buru Kursi Casey Stoner
Pebalap Yamaha Jorge Lo­ren­­zo
RMOL. Pebalap Yamaha Jorge Lo­ren­­zo masih belum menyerah da­­lam perebutan pimpinan kla­se­men.  Targetnya satu, mengejar musuh bebuyu­tan­nya, Casey Stoner. Pebalap asal Spanyol itu berharap bisa membayar keka­lahan di GP Ce­ko 14 Agustus mendatang.

Sebelumnya, Lorenzo harus puas di posisi kedua atau kalah dari Stoner yang naik podium pertama pada GP Amerika Seri­kat di Sirkuit Laguna Seca  hari Minggu (24/7) kemarin. Atas ha­sil tersebut, Stoner memimpin kla­semen dengan nilai 193 atau unggul 20 poin dari Lorenzo.

“Sudah jelas kami ingin me­menangi balapan di Laguna (Seca), tapi saya pikir kecelaka­an kemarin membuat kami tidak berada dalam kondisi fisik yang terbaik untuk balapan 32 lap,” kata Lorenzo.

Meski hanya finis di podium kedua, Lorenzo mengaku, tak ke­cewa dan malah merasa ber­untung dengan hasil tersebut. “Ini lebih kepada mukjizat, sete­lah kecelakaan hebat di sesi lati­han, saya masih bisa naik po­dium di sini (GP Amerika),” kata Stoner.

Tidak mau tinggal diam, Ma­najer Tim Yamaha, Wilco Zee­len­berg mengusung tekad untuk menempel Stoner lagi di seri GP Ceko. Dengan selang waktu dua pekan, Lorenzo diyakini sudah kembali berada dalam kondisi terbaik.

“Di balapan, bisa meraup 20 poin setelah crash seperti itu sa­ma sekali tidak buruk. Kini kami akan beristirahat dan ke Sirkuit Brno dengan kondisi pulih, dan siap untuk bertarung lagi dengan Casey,” tegas Zeelenberg.

Konsistensi Lorenzo di tiga seri terakhir juga membuat le­genda MotoGP, Kenny Roberts Sr kagum akan performanya jua­ra dunia 2010 lalu itu. Menu­rut­nya, Lorenzo memiliki semangat la­yaknya Bulldog, sehingga dia me­yakin Lorenzo mampu perta­han­kan gelar juaranya musim ini.

“Sekali Lorenzo menunjukkan taringnya, maka dia takkan me­lepaskan lawannya begitu saja. Dia layaknya Bulldog yang me­rangkuli pergelangan kaki anda. Pebalap lain akan kesulitan me­lepas kejaran Lorenzo karena dia cukup gigih berburu lawan-la­wannya,” kata Roberts yang suk­ses meraih  juara dunia tiga kali berturut-turut (1978-1980).   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA