Kekalahan Nadal di partai puncak bukan kali pertamanya atas petenis Serbia itu. SebeÂlumÂnya, Nadal empat kali tumbang di final yaitu Pacific Life TerbuÂka, Sony Ericsson Terbuka, MaÂdrid Terbuka dan Roma Terbuka.
Yang lebih tragis, kekalahan terakhir juga diiringin lepasnya gelar nomor satu dunia milik NaÂdal ke tangan Djokovic.
“PeÂngalamanku mengatakan leÂvel Novak tidak akan selamaÂnya bertahan. Saya akan berada di sini untuk terus bertarung, meÂnunggu kesempatanku untuk meÂngaÂlahÂkannya,†tekad Nadal.
Meski kalah di final Grand Slam ke-13 nya, Nadal tak mau berÂlama-lama meratapi kegaÂgaÂlan tersebut. Petenis berusia 25 taÂÂhun itu berjanji akan bangkit dan menunggu kesempatan memÂbaÂlas kekalahan atas Djokovic.
“Memang benar, kita bisa meÂnganalisa bahwa permainanku tidak merepotkannya. Sekarang kita harus menemukan cara suÂpaÂya lain waktu saya bisa mengÂalahÂkannya. Saya pernah mengÂalahÂkannya di masa lalu. Tapi saat ini dia sedang dalam momen terÂbaik di kariernya,†ungkapnya.
“Jika pada pertemuan final keenam nanti tetap gagal, saya akan mencobanya lagi di perteÂmuan yang ketujuh. Saya akan terus mencobanya di setiap perÂteÂÂmuan. Itulah semangat olahraÂga ini,†kata Nadal yang sudah meraih sepuluh gelar grand slam.
Di tempat terpisah, keberhaÂsiÂlan
The Djoker meraih gelar Wimbledon dirayakan dengan gempita oleh rakyat Serbia. RaÂtuÂÂsan warga yang didominasi anak muda memenuhi pusat ibu kota Beograd untuk berpesta meÂrayakan kemenaÂngan.
“Novak adalah pahlawan naÂsioÂnal Serbia! Dia adalah orang pertama Serbia yang berhasil meÂraih peÂringÂkat pertama di teÂnis. Ini terasa inÂdah,†kata Jelena MiÂÂÂlaÂnovic, salah seÂorang warga.
Sebelumnya, mereka lebih baÂnyak menonton di cafÈ-cafÈ. Tapi, setelah Djokovic masuk ke semifinal, ratusan orang memilih memenuhi Lapangan Republik tempat nonton bareng.
Sementara itu, Djokovic tidak mampu menyembunyikan keÂgemÂÂÂbiraannya setelah menoÂrehkan sejarah baru hidupnya di dunia tenis profesional. “Ini beÂnar-benar sulit digambarkan dengan kata-kata. Ini hari terbaik dalam hidup saya, ini hari paling istimewa daÂlam hidup saya,†katanya.
Kemenangan Djokovic melaÂwan Nadal ini sekaligus meÂnyemÂpurnakan prestasi petenis 22 tahun ini sebagai pemain nomor satu dunia di ATP. DjokoÂvic mengkudeta posisi Nadal yang sebelumnya menempati peringkat satu dunia.
“Ini seperti saya baru lahir saja. Perasaan ini sangat luar biasa. Saya tidak akan pernah lupa,†ujar DjoÂkovic yang juga memenangÂkan timÂÂnas Serbia di Piala Davis.
[rm]
BERITA TERKAIT: