Di turnamen tenis yang terÂmaÂsuk dalam salah satu turnemen bertaraf Grand Slam itu, Murray menjadi satu-satunya harapan tuan rumah untuk meraih trofi Wimbledon.
Sayang usaha Murray yang mamÂpu melangkah hingga semi final, kandas ditangan Nadal yang menjadi unggulan pertama di turnamen ini.
Sementara di final, Nadal berÂhadapan dengan Novak DjokoÂvic (Serbia) yang menjadi ungÂguÂlan kedua. Hingga berita ini diÂturunkan, kedua petenis seÂdang menjalani pertarungan baÂbak final.
Ini bukan kali pertama perteÂmuÂan Murray dengan Nadal di Wimbledon. Sebelumnya MurÂray juga pernah dihentikan Nadal di turnamen dan babak yang sama tahun 2010 lalu.
“Tak ada yang menyangkal AnÂdy Murray telah bermain deÂngan sangat berani meski ditumÂbangkan Rafa Nadal di WimÂbledon,†ujar kutipan dari harian terÂnama Inggris The Sun, MingÂgu (3/7).
“Kami memang terbiasa keceÂwa di berbagai ajang tenis. Tapi setidaknya kita bisa lihat seÂcerÂcah harapan di masa mendatang, Murray akan bersinar lebih teÂrang sejak saat ini,†tutup kutipan terÂsebut.
Ini tentu tidak lazim, pasalnya media Inggris dikenal suka meÂngritik tajam atlet Inggris yang gagal di suatu even. Lihat saja tim nasional sepakbola Inggris yang selalu dicemooh media neÂgerinya karena kerap gagal di berÂÂbagai kejuaraan dan selalu mengÂhadirkan kambing hitam seÂbagai sasaran kecaman media.
Namun sebaliknya untuk MurÂray, media Inggris memuji perlaÂwanan Murray yang gagal meÂmenuhi ekspektasi publik IngÂgris yang sudah 75 tahun tak meÂliÂhat peÂtenis Inggris Raya menÂjuarai WimÂbledon. Sebelumnya Murray juga mendapat dukungÂan seluruh fans Inggris termasuk pasangan ‘Royal Wedding’ PaÂngeran WilliÂam dan Kate MiddleÂÂton.
[rm]
BERITA TERKAIT: