Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Febe Berjuang Sendirian

Kamis, 09 Juni 2011, 04:00 WIB
Febe Berjuang Sendirian
Maria Febe
RMOL. Maria Febe Kusumastuti men­jadi wakil Indonesia satu-satu­nya di tunggal putri yang melaju ke babak kedua turnamen bulu­tangkis Thailand Terbuka Grand Prix Gold. Pemain pelatnas Ci­payung itu menang atas pemain Rusia Anastasia Prokopenko 21-11, 21-19, 21-14.

Di babak selanjutnya, Febe ba­kal menghadapi lawan berat ya­itu  pemain China Li Xuerui. Xuerui yang menempati ung­gulan ketujuh lolos setelah mengalahkan pemain Jepang, Kaori Imabeppu 21-19, 11-21, 21-18.

Sayang, keberhasilan Febe tak diikuti dua rekannya, Ap­rilla Yuswandari dan Lindaweni Fanetri. Aprill menyerah dari pe­main Jepang, Sayaka Takahas­hi 19-21, 13-21, sedangkan Lin­daweni ditumbangkan unggulan kedua asal Chiina, Jiang Yanjiao 21-7, 21-12.

Di tunggal putra, Indonesia menempatkan dua wakilnya di ba­bak kedua yaitu Tommy Sugi­ar­to dan Evert Sukamta.

Tommy yang menjadi unggu­lan ke-11 mengalahkan pemain Inggris, Carl Baxter 21-14, 17-21, 21-11. Sementara Evert me­nang atas pemain Malaysia Goh Soon Huat 21-19, 16-21, 21-19.

Di babak kedua, Tommy akan bertemu pemain kualifikasi asal Jepang, Shu Wada, yang me­nying­kirkan pemain Perancis Ma­thieu Lo Ying Ping dengan straight game 22-20, 22-20. Se­dangkan Evert akan menantang unggulan 14 dari India, Kashyap Parupalli, yang menang 21-17, 9-21, 21-11 atas pemain tuan ru­mah Poodchalat Pisit.

Sementara itu, di babak Grand Final MILO School Competition 2011 yang digelar Pelatnas PB­SI, Cipayung menempatkan Abdi Muin (SMPN 8 Balik­pa­pan) dan Sarah Cristin (SMP Ya­dika 2  Jakarta) sebagai juara na­sional tunggal putra dan putri.

Keduanya, berhak mendapat uang pembinaan dan mendapat pelatihan selama dua minggu de­ngan pebulutangkis terbaik Tau­fik Hidayat. Sebelumnya, seba­nyak 37 murid putra dan putri men­dapat pelatihan fisik serta pe­nyuluhan teknis dan gemble­ngan mental dari bekas pebulu­tangkis nasional Christian Hadinata.

Business Manager Nestle MILO, Prillia Sandra menyata­kan mereka adalah bibit-bibit pe­main bulutangkis masa depan yang diharapkan bisa menjadi penerus Taufik Hidayat.

“Ini kesempatan emas bagi mereka, karena Grand Final MI­LO School Competition dipantau langsung oleh PBSI serta para pemandu bakat klub-klub bulu­tangkis,” ujarnya.   [rm]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA