“Saya dan keluarga akan meÂngambil keputusan dalam bebeÂrapa pekan ke depan. Keluarga adaÂlah prioritas utama. Saya haÂrus mengesampingkan yang lain, terÂmasuk uang,†aku Tevez.
Sebelumnya, pada Desember 2010 lalu, Tevez sempat meminÂta City untuk melepasnya. NaÂmun, Roberto Mancini, masih meÂnahannya untuk tetap di City agar dapat mengakhiri musim di Liga Champions.
Harapan Mancini menahan TeÂÂvez, saat musim itu, telah diÂwuÂjudkan penyerang asal ArÂgenÂtina ini dengan baik karena sudah menempatkan City di zona Liga Champions dan meraih gelar piala FA. Oleh sebab itu, kini suÂdah saatnya Tevez meninggalÂkan klub asal Inggris tersebut.
“City memperlakukan saya deÂngan baik. Semua orang di Eastland, termasuk Roberto ManÂcini, sangat baik. Jika saya harus pergi, itu demi keluarga. Jadi, keputusan yang akan saya ambil bukan keputusan profeÂsioÂnal, tapi personal,†jelas Tevez seperti dikutip The Mirror.
Pemilik nomor punggung 32 ini menambahkan, keputusannya untuk lepas dari City sama sekali tidak ada masalah dengan klub mana pun. Begitu juga dengan manajer ataupun manajemen ManÂchester City. Ia ingin meÂningÂgalkan klubnya tersebut seÂcara baik-baik.
Selepas dari City, kabarnya striker 27 tahun ini, saÂngat mungkin merumput di SpaÂnyol. Adalah Real Madrid yang disebut ingin memboyong TeÂvez. Sebelumnya, Carlitos nama lain Tevez, dikabarkan juÂga diÂminati Inter Milan. Namun, hal ini dibantah Managing DiÂrecÂtor, Inter, Ernesto Paolillo.
Selama di Eastland beberapa musin terakhir, Tevez telah berÂusaha memberikan yang terbaik. Ia telah mencetak 19 gol berharÂga dalam pertandingan Liga ChamÂpions untuk pertama kaliÂnya. Namun selama itu pula, TeÂvez menunjukkan sikap apatis. Ia mengajukan permintaan transfer pada pergantian tahun dan seÂring mengunjungi keluarganya di Argentina. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: