Blatter yang tengah berÂusaha untuk menjabat sebagai presiden FIFA untuk keempat kalinya semakin lantang berÂsuara seiring semakin deÂkatÂnya waktu pemilihan.
“Masa depan FIFA kini menÂjadi taruhan. PascaÂpeÂmilihan itu bisa dilihat apakah FIFA masih ada atau hancur akibat pilihan yang salah,†tegas Blatter.
Kini, Blatter tengah dipuÂsingÂkan dengan tuduhan bahÂwa empat anggota komite eksekutif FIFA meminta imÂbalan untuk memilih Inggris dalam pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2018.
“Pemilihan presiden FIFA buÂkanlah hanya memilih kanÂdidat A atau B melainkan meÂnenÂtukan apakah di masa deÂpan FIFA akan tetap ada,†kaÂta pria berusia 75 tahun tersebut.
Sementara itu, Presiden UEFA, Michel Platini meminÂta Asosiasi Sepak Bola IngÂgris (FA) untuk membuktikan tuÂduhan yang diungkapkan beÂkas Ketua FA David TriesÂman yang menuding empat angÂgota Komite Eksekutif FIFA meminta imbalan untuk memilih Inggris sebagai tuan rumah Piala Dunia.
“FIFA telah meminta bukti tuduhan tersebut dari FA dan Lord Triesman. Saya berharap Inggris akan segera menyeÂrahÂkan bukti tersebut. PasalÂnya, sangat mudah melonÂtarÂkan tuduhan tanpa bukti apa pun,†ujar Platini yang juga meÂrupakan anggota Komite Eksekutif FIFA.
Seperti diketahui, dalam peÂmeÂriksaan yang dilakukan parÂÂlemen Inggris, Selasa (10/5), Triesman menyebut angÂgoÂta Komite Eksekutif FIFA Jack Warner, Ricardo TeiÂxeira, Nicolas Leoz, dan WoÂraÂwi Makudi meminta imÂbalÂan untuk mendukung Inggris sebagai tuan rumah Piala DuÂnia 2018.
[RM]
BERITA TERKAIT: