“Jelang perÂtaruÂngan ini tidak ada ucapan samÂpah yang menyuÂdutÂkan salah satu peÂtinju dan saya gemÂÂbira untuk itu. TentuÂnya, ini memÂÂberi contoh bagi anak-anak yang sama-sama menÂgÂidoÂlakan petinjunya,†ujar PacÂquiao seperti dilansir
BoÂxingÂscane.
Meski demikian, petinju asal FiÂlipina itu tetap akan menamÂpilÂkan permainan terbaiknya unÂtuk mengalahkan Mosley. “Saya juga melihat jika Sabtu nanti saÂya akan menjalankan pertaruÂngan yang baik dengan Shane Mosley, ini juga tentunya akan bagus untuk para penggemar,†katanya.
Seperti diketahui, di laga sebeÂlumnya antara Pacman lawan peÂtinju Meksiko Antonio MargariÂto kerap mendapat serangan psiÂkologis. Yang terparah, saat kubu Margarito bersama pelatihnya mengolok-olok pelatih Pacman Freddie Roach di situs
YouTube.
Dalam video yang beredar di dunia maya tersebut, kubu MarÂgarito memarodikan Roach yang memiliki penyakit Parkinson seÂhingga terkadang tak bisa meÂngontrol deÂngÂan baik goyaÂngÂan badannya. Hal itu memÂbuat geÂram kubu PacÂman.
Pacman yang meraih gelar juaÂra di delapan keÂlas berbeda itu tiÂdak mau mengÂangÂÂgap remeh MosÂley. Apalagi, petinju asal AmeÂrika Serikat itu belum perÂnah merasakan kalah KO.
“Meski diunggulkan, saya pasti tidak akan menganggap remeh pertarungan ini. Mosley memiliki tangan, kaki dan keÂcepatan yang baik. Dia bergerak seperti dia masih berumur 31 atau 32,†lanjutnya.
“Tentunya, kami berdua telah bekerja keras dan melakukan pelatihan keras. Kami berdua pasÂti akan melakukan yang terÂbaik dan harus membuat senang para penggemar kami,†tandas Pacman.
[RM]
BERITA TERKAIT: