“Kami memang tidak mengÂawali musim balap F1 seperti yang kami harapkan, tapi ini bisa berÂubah. Seperti anda ketahui, di F1 memang selalu seperti itu, haÂrus berÂjuang untuk masuk lima peÂbaÂlap terdepan lalu setelahnya anda berpeluang menang,†kata Alonso.
“Tiga balapan di awal tentuÂnya tidak akan cukup untuk memÂbuat penilaian terhadap Ferrari,†teÂgasÂnya.
Alonso juga mencontohkan apa yang terjadi tahun lalu. Di musim 2010 lalu, dirinya juga terÂcecer jauh dari Red Bull dan McÂLaren di tengah musim.
Namun, saat memasuki seri terÂakhir dia masih menjadi salah satu kandidat juara, meski akÂhirÂnya harus mengakui keunggulan atas pebalap Red Bull Sebastian Vettel. “Tahun 2006 saat masih di Renault, Michael Schumacher (MercedezGP) juga mengalami hal ini. Di paruh kedua musim, peÂnampilannya membaik dan meÂngalahkan saya di beberapa baÂlaÂpan,†ujar Alonso menghÂiÂbur diri.
“Dan tahun lalu, kami tidak menyerah dan bertarung untuk gelar juara sampai balapan terÂakhir. Itu seperti sebuah slogan, tapi itulah kenyataannya: Jangan pernah menyerah di F1,†tegas Alonso.
Seperti diketahui, sejak seri awal F1 di Australia akhir Maret lalu, ‘Kuda Jingkrak’ belum perÂnah sekalipun merasakan naik podium meski hanya di posisi keÂtiga. Posisi terbaik Ferrari haÂnyalah posisi ke lima di GP ChiÂna dua pekan lalu.
Padahal di saat bersamaan Red Bull terus unggul dengan mobil yang sangat cepat. Sementara McLaren Mercedes sudah memÂbuktikan daya saingnya menyuÂsul sukses Lewis Hamilton jadi juara di GP China mengalahkan Sebastian Vettel yang ciamik di dua seri sebelumnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: