Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Nurdin: Jangan Paksakan Kehendak

Senin, 25 April 2011, 04:50 WIB
Nurdin: Jangan Paksakan Kehendak
Nur­din Halid
RMOL. Bekas Ketua umum PSSI Nur­din Halid berpesan kepada se­mua pihak agar tidak me­ngambil langkah-langkah yang me­nen­tang keputusan FIFA karena ini akan merugikan PSSI sendiri.

“Janganlah memaksakan ke­hendak. Percayakanlah pada Agum. Saya yakin beliau akan me­lakukan apa yang sudah di­instruksikan oleh FIFA. Apalagi dia sudah memperjuangkan aspi­rasi dari manapun. Siapapun yang nantinya terpilih harus kita dukung,” ujarnya.

Dia berharap semua pihak bisa legowo menerima keputusan dari FIFA.”Kita harus legowo me­nerima keputusan apa pun dari FIFA, karena salah satu ke­pu­tusan FIFA adalah membentuk Komite Normalisasi. Maka, saya minta kepada siapa pun untuk mempercayakan kepada Komite Nor­malisasi untuk menyeleng­ga­rakan kongres,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Umum Per­satuan Sepak Bola Persija Timur GH Sutedjo mengaku pri­hatin dengan kondisi saat ini. Ma­sih ada kelompok yang terus ber­­seteru sehingga dikhawatir­kan bisa memperkeruh keadaan hingga Indonesia mendapat sanksi berat dari FIFA.

Tentang pencalonan bakal ca­lon Ketua Umum PSSI, Tejo ta­hu diri sehingga tidak men­ca­lon­kan sebagai bakal calon Ke­tua Umum PSSI pada kongres PSSI. Oleh sebab itu Mantan pemain tim­nas itu telah diusulkan oleh PS Jakarta Timur sebagai calon Wa­kil Ketua Umum dan menjadi ang­gota Komite Eksekutif (Exco) PSSI periode 2011-2015.

“Masih banyak yang mampu untuk menjadi Ketua Umum. Sa­ya akan mendukung penuh siapa saja yang menginginkannya,” ka­­tanya. “Masuk Exco membuat sa­ya lebih bebas menyalurkan as­pi­rasi termasuk masukan dari pa­ra pemain timnas,” tam­bahnya.

Meski GH Sutedjo oleh PS Ja­karta Timur dan Pengcab PSSI Ja­karta Timur hanya maju se­ba­gai calon Wakil Ketua Umum dan anggota Exco ternyata Per­sib mengusulkan namanya se­ba­gai calon Ketua Umum.

Ditanya apakah sudah me­la­ku­­kan lobby misalnya de­ngan men­dekati suara-suara dari pen­dukung George Toisutta dan Ari­fin Panigoro yang pen­ca­lonannya dilarang oleh FIFA, GH Sutedjo mengaku ingin ber­tindak rasional dalam artinya me­­nunggu sambil berjalan me­ngi­kuti tahapan kongres.

“Saya dengan George me­mang memiliki hubungan sangat baik. Tapi saya belum pernah mem­bicarakan hal itu. Apalagi loya­litas pendukungnya sangat ting­gi. Meskipun ada beberapa sua­ra sudah menyeberang,” ulas­nya. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA