Seperti dilaporkan
Yalla F1, selain melakukan ziarah, Kubica juga akan menghadiri
beatifikasi Paus Johannes Paulus II. Yaitu sebuah prosesi yang dianggap sebagai penetapan kepada santo (orang suci). Acaranya tersebut akan dipimpin langsung Paus Benediktus XVI.
Kubica merupakan penganut Katolik yang taat. Dia juga saÂngat menghormati Paus JohanÂnes Paulus II, terlebih Kubica berasal dari kota kelahiran yang sama di Wadowice, Polandia.
Pada ziarah tersebut, Kubica nantinya akan bergabung dengan sekitar 300 ribu jemaat Katolik lain dari berbagai penjuru dunia.
Saat ini kondisi kesehatan bekas pebalap BMW Sauber itu terus membaik pasca kecelakaan hebat yang hampir merenggut nyawannya. Kecelakaan tersebut dialaminya saat mengikuti ajang Reli Andora Rally di Liguria, ItaÂlia, 6 Februari lalu atau sebelum musim balap F1 2011 dimulai.
Dikabarkan, Kubica akan meÂninggalkan Rumah Sakit Santa Corona sebelum hari raya PasÂkah. “Kubica kemungkinan beÂsar bisa kembali ke rumah dalam beberapa hari mendatang,†kata juru bicara RS, Roberto CarroÂzÂzino saat dikonfirmasi.
Akibat iniden tersebut, Kubica harus menjalani empat kali opeÂrasi untuk memperbaiki kerusaÂkan lengan, dibagian luar siku dan kaki yang patah.
Posisinya di tim Renault pun akÂhirnya digantikan pebalap JerÂman Nick Heidfeld yang resmi menandatangani kontrak dengan Lotus Renault GP sebulan sebelum seri dimulai.
Menurut keterangan tim dokÂter, perkembangan kesehatan KuÂbica saat ini terbilang sangat peÂsat. Dia sudah bisa mengangÂkat beban di kaki kirinya yang sebelumnya patah. Bahkan, dia sudah lancar berjalan di halaman RS dengan menggunakan tongÂkat penyangga.
[RM]
BERITA TERKAIT: