Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

TENIS FAMILY CIRCLE CUP

Caro Raih Titel Ketiga

Djokovic Sesumbar Taklukan Nadal di Tanah Liat

Selasa, 12 April 2011, 03:33 WIB
Caro Raih Titel Ketiga
Caroline Wozniacki
RMOL. Caroline Wozniacki terus menambah pundi-pundi gelar untuk mengamankan posisinya sebagai petenis nomor satu dunia. Petenis asal Denmark itu berhasil meraih titel ketiga di musim ini.

Gelar ketiga Wozniacki di­raih pada kejuaraan tenis Fa­mily Circ­le Cup setelah menga­lahkan pe­tenis Rusia, Elena Ves­nina 6-2, 6-3. Sebelumnya, Caro julu­kan Wozniacki, ber­hasil meme­nang­kan Kejuaraan Dubai dan Pacific Life Open. Yang menarik, meski berpe­ring­kat satu dunia, petenis ber­usia 20 belum meraih ge­lar Grand Slam.

Menjadi unggulan pertama, Wozniacki sama sekali tak me­nemui kesulitan untuk menji­nak­­kan lawannya. Di laga ter­se­but, Wozniacki tampil nyaris tanpa cela. Dia hanya mem­buat 10 unfor­ced error dan men­catat break point dalam se­tiap game di set ke­dua.

Sementara buat Vesnina, ini menjadi kali kedua, kalah di partai final oleh Wozniacki. Sebelumnya, dia juga kalah di fi­nal New Heaven 2009. “P­e­nam­pilanku cukup bagus mu­sim ini. Saya merasa yakin jika dapat memenangi turna­men Grand Slam  Pran­cis Terbuka,” kata Wozniacki.

Atas kekalahannya, Vesnina me­ng­­aku kecewa. Petenis pe­ring­kat ke-56 dunia itu sebe­narnya su­dah berusaha mene­kan Wozni­acki. Sayang, lawan­nya bukan ti­pe petenis yang mudah menyerah.

“Saya sudah berusaha me­nyu­­litkannya dengan memukul bola jauh ke sudut, namun dia (Woz­nia­cki) mudah mengejar­nya. Ke­kalahan memang bisa terjadi di pertandingan mana saja,” sesal Vesnina.

Bagi Wozniacki, sukses di Fa­mily Circle Cup ini merupakan ge­lar  ke-15, dari total 23 final yang diikuti sepanjang karier pro­fesio­nalnya.

Djokovic Yakin

Sementara itu,  petenis tunggal putra asal Ser­bia Novak Djo­kovic bertekad me­ngalahkan petenis nomor satu Rafael Nadal di lapangan tanah liat, lapangan favorit Nadal.

Meski catatan rekor The Djo­ker menghadapi Nadal di lapa­ngan tanah liat sangat buruk yakni kalah dari sembilan pertemuan  mereka, kali ini Djokovic sangat pede. Jawara Australia Terbuka itu optimistis setelah berhasil me­ngalahkan Nadal di dua turna­men terakhir yakni tenis Sony Ericsson Ter­buka dan BNP Paribas Terbuka musim ini.

“Meraih keme­nangan atas Na­dal sangat penting bagi saya se­cara men­tal. Saya kini mempu­nyai ke­perca­ya­an diri un­­­tuk bisa me­nga­lah­kannya. Sesuatu yang tidak saya miliki di tahun-ta­hun sebe­lum­nya,” ujar Djokovic.

“Jika saya ingin menjadi pe­tenis peringkat satu dunia maka saya harus bermain konsisten sepanjang tahun. Jika tidak, sa­ya tidak ada kesempatan untuk me­ngejar Rafa dan Roger ka­re­na mereka pas­ti tampil kon­sis­ten,” im­buhnya.

Namun, Djo­kovic harus me­nunda laga mela­wan Nadal di la­pangan tanah liat setelah dia me­na­rik diri dari tur­namen tenis Mon­te Carlo Masters karena ce­dera lu­tut. Djokovic baru akan kem­bali ber­latih pada pekan de­pan menje­lang keikutsertaannya dalam turna­men tenis Serbia Terbuka.    [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA