Tampil di Staples Center, Kobe Bryant cs tidak mampu membendung serangan Thunder. Padahal permainan kedua tim berÂjalan imbang sampai kuarter ketiga. Namun, performa Lakers meÂnurun di kuarter terakhir dan haÂnya mendulang 16 angka, seÂdangkan Thunder 32 angka.
“Saya kaget dengan penuruÂnan penampilan kami. Kami beÂlum puas dengan hasil ini. Saya katakan kepada pemain saat laÂtihan, kita harus mengubah perÂmainan, namun itu sia-sia,†sesal pelatih Lakers, Phil Jackson.
Sebelumnya, Lakers sukses mengamankan gelar NBA dua tahun berturut-turut sejak 2006/2007 dan 2008/2009. Gelar muÂsim lalu juga menjadi gelar ketuÂjuh bagi Lakers.
“Saat ini, situasi kami tidak seperti yang kami haÂrapkan. Dan kami belum bisa memÂperbaikinya,†tambah binÂtang Lakers Lamar Odom.
Di laga tersebut, Kobe Bryant berhasil mencetak poin tertinggi yakni 31 poin, disusul Pau Gasol 26 poin. Sayang usaha Bryant cs tidak mampu membawa Lakers keluar dari kekalahan beruntun.
“Sekarang kami harus menaÂtap jauh ke depan dan tidak seÂperÂti saat ini. Di awal-awal kami tampil dengan baik, tapi ini adaÂlah masa dimana kami bermain buÂruk,†kata Bryant.
Sementara di kubu Thunder, KeÂvin Durant dan Russel WestÂbrook tampil prima dan menjadi motor kemenangan di laga itu. DuÂrant menjadi top scorer deÂngan 31 poin. Sementara WestÂbrook meÂnambahkan 26 poin sekaligus membawa kemenangÂan keempat beruntun bagi Thunder.
Di tempat terpisah, Miami Heat untuk sementara masih koÂkoh menempati peringkat kedua NBA klasemen Wilayah Timur. Prestasi diraih, setelah LeBron James cs membekap Boston CelÂtics 100-77.
Dalam pertandingan di AmeÂrican Airlines, James menjadi bintang dengan mengemas 27 poin, 7 assists dan lima reboÂunds. Sedangkan Dwyane Wade menambah dengan torehan 14 poin, lalu Chris Bosh dengan toÂrehan 13 poin dan 8 rebounds.
Sementara di kubu Celtics, Paul Pierce menjadi pencetak angka terbanyak dengan mengeÂmas 24 poin dan tujuh rebounds, sedangkan Kevin Garnett meÂnambah dengan torehan 21 poin buat tim tamu.
[RM]
BERITA TERKAIT: