Murray muÂlai bekerjasama dengan Corretja sejak 2008, dalam upaya memperbaiki permainannya di lapangan tanah liat. Kini, keduaÂnya sepakat mengakhiri kerÂjasama.
“Saya belajar banyak dari dia (Corretja, red) dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja keras, entusiasme, dedikaÂsi, dan dukungan yang diberiÂkanÂnya kepada saya,†kata MurÂray mengenai Corretja yang perÂnah menjadi
runner-up Prancis Terbuka dua kali.
Selama dilatih Corretja, MurÂray meraih sukses di tiga final Grand Slam serta meraih enam gelar Master Series. Tapi, dia masih saja gagal mencicipi gelar grand slam.
Di empat laga terakhir, Murray menderita kekalahan lewat straÂigÂÂht set. Itu merupakan rekor terÂburuknya sejak dia menjadi peÂtenis profesional pada 2005. MurÂray terakhir kali mencatatÂkan kemenangan dalam laga seÂmifinal Australia Terbuka melaÂwan David Ferrer. Sayang, Di baÂbak final Murray dipaksa meÂnyerah oleh Novak Djokovic.
Penampilan tragis petenis berÂusia 23 tahun itu ketika tampil di ajang ATP Miami Master 2011. Dia mendapat keuntungan
bye, tapi harus tersingkir di peÂnamÂpilan pertamanya.
Kondisi tersebut yang memÂbuat Murray memilih jalan cerai dengan Corretja. Kini, beredar isu bila Murray tengah berusaha menÂdekati bekas petenis top duÂnÂÂia Ivan Lendl, agar bersedia meÂlatihnya supaya kembali menÂjaÂdi petenis tangguh.
[RM]
BERITA TERKAIT: