Membukukan 30 poin dan 17 Â
assists, Rose sukses memÂbaÂwa â€Si Banteng†meraih keÂmenangan’95-87.
Membuka laga dengan terÂseok-seok, di kuarter pertama Bulls sempat tertinggal 21-25 dari tuan rumah. Namun di kuarter kedua, tim jawara WiÂlaÂyah Timur ini berhasil meÂnaÂhan imbang Bucks dengan 23-23 meski secara total Bulls masih tertinggal 48-44.
Tim tamu kembali tertinggal seÂtengah bola (25-26) dari Bucks di kuarter ketiga. PerÂolehan skor tim besutan Tom Thibodeau inipun kembali meÂlebar dari Bucks menjadi 74-69.
Beruntung Bulls mampu bangÂkit di ujang laga. Pada kuarÂter penutup Bulls berhasil melaju dengan 12-0 dalam waktu tiga menit sekaligus mengÂambil alih keunggulan samÂpÂai akhir pertandingan.
Tim berlambang ‘Banteng Merah’ itupun pulang dengan kemenangan setelah skor akhir menunjukan 95-87, keungÂgulÂan untuk Bulls.
“Berikan saya kepercayaan diri tanpa harus melihat apa yang hendak dilakukan. Jika suÂdah dalam tingkat itu, maka akan sangat sulit menÂgÂhenÂtikan saya,†cetus Rose usai perÂÂtandingan.
“Dia sudah melakukan hal seÂmacam itu sepanjang tahun dan harus melanjutkannya. Satu hal yang saya cermati dia tidak pernah puas,†puji ThiÂbodeau mengacu permainan ciamik Rose.
“Hal terpenting baginya adaÂlah kemenangan. Kami tidak memÂbahas mengenai permainÂanÂnya secara pribadi, meÂlainÂkan dengan tim,†sambungnya.
Dengan kemenangan ini, Bulls semakin mempertajam kualitasnya sebagai pimpinan sementara klasemen Wilayah Timur. Bulls kini mengantongi rekor kemenangan 53-19 di atas Boston Celtics yang meÂngantongi rekor kemenangan 50-21 dan Miami Heat dengan rekor 50-22.
[RM]
BERITA TERKAIT: