“Penandatanganan itu mungkin akan diÂlaÂkukan saat saya menjalani perÂsiapan perÂtaÂrungan di Jakarta mendatang,†kata Chris John keÂtika dihubungi dari Semarang, kemarin.
Saat ini petinju dengan julukan
The Dragon tersebut sedang menÂjalani latihan di Sasana MiÂrah Boxing Camp milik Zaenal ThaÂyeb (bekas promotornya) di BaÂnyuwangi, Jawa Timur, seÂtelah sebelumnya berlatih di SaÂsana Herry’s Gym Perth, AusÂtralia.
Chris John dan tim diÂjadÂwalÂkan Âberangkat ke Jakarta seÂpeÂkan seÂbeÂlum pertarungan peÂreÂbutan geÂlar. Latihan di Banyuwangi ini diÂlaÂkukan selama sekitar tiga pekan.
Ketika ditanya gaya bertarung yang akan diterapkan saat berada di atas ring, petinju yang sudah 13 kali mempertahankan geÂlar itu mengak tetap akan mengÂguÂnakan gayanya sendiri, yaitu
counter fighter. “Saya akan lebih menekan dan menyerang lawan,†kata petinju asal KaÂbuÂpaten Banjarnegara, Jateng.
Chris mengaku belum meÂngÂeÂtahui persis data staÂtistik dari petinju asal KaÂliÂmantan Barat, Daud Jordan, “Tetapi keÂmungÂkinan dia leÂbih panjang jangÂkauÂan pukulan dan tubuhnyaâ€.
“Saya akan memakai gaya saÂya bertarung sendiri untuk meÂnekan dan menyerang lawan,†kaÂta petinju yang terakhir kali memÂpertahankan gelarnya dengÂan menang angka mutlak atas petinju Argentina, Fernando Saucedo di Jakarta, 5 Desember 2010.
Ketika ditanya secara umum dari calon lawannya, petinju dengÂan rekor bertarung 44 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut meÂÂngelak dan tidak mau mengomentari lawannya.
[RM]
BERITA TERKAIT: