Pada pertandingan di Lanxess-Arena, Stuttgart, kemarin paÂgi WIB, Klitschko sempat keÂwalahan menghadapi Solis yang agresif di awal ronde pertama. NaÂmun jelang detik-detik terÂakhir ronde pertama ia berhasil mendaratkan pukulan tangan keras, diikuti pukulan kiri yang menghajar bagian atas kepala Solis. Dua pukulan telak tersebut membuat Si Bayangan (julukan Solis) langsung roboh dan tak bisa melanjutkan pertarungan.
Menurut tim dokter, Solis mengÂalami cedera pada bagian luÂtutnya saat roboh sehingga haÂrus mendapat perawatan. SeÂkitar 19.000 penonton yang meÂmeÂnuhi arena terlihat kecewa kaÂrena singkatnya laga. Pasalnya, SoÂlis yang tak terkalahkan di 17 laga terakhirnya itu digadang-gaÂdang akan mampu meÂmaÂtahÂkan dominasi Klitscho, dan peÂtinju berusia 30 tahun itu semÂpat dianggap Klitschko sebagai laÂwan paling serius semenjak pensiunnya Lennox Lewis. Solis terlihat kesal atas cedera terÂsebut.
“Lutut saya cedera ketika saya roboh itu. Sungguh merupakan suatu kesialan dan sayangnya hal ini harus terjadi,†kata Solis samÂbil tercenung. “Butuh waktu laÂma bagi saya untuk melupakan hal ini karena saya tidak terbiasa dengan yang namanya keÂkaÂlahan,†tambah juara Olimpiade 2004 itu.
Sementara itu, Vitali meminta maaf kepada para penonton yang keÂcewa karena singkatnya perÂtaÂrungan. Vitali menyatakan keÂtiÂdakpuasannya kepada Solis dengÂan langsung mendekati peÂtinju asal Kuba tersebut setelah jatuh.
“Pada awalnya tidak mudah kaÂrena Solis cukup cepat. NaÂmun dia gagal mengantisipasi seÂbuah pukulan keras saya,†ujar Vitali sewaktu diwawancarai di pinggir ring. “Saya minta maaf keÂpada siapapun yang mengÂhaÂrapÂkan pertarungan ini berjalan lebih lama,†tambahnya.
Dengan kemenangan mudah ini, petinju Ukraina 39 tahun tersebut memperbaiki rekornya menjadi 42 kali menang dan dua kali kalah. Kemenangan ini bisa berarti bahwa Klitschko berÂsauÂdara pada tahun ini bakal mampu mengumpulkan semua sabuk juara kelas berat yang tersedia di duÂnia. Vladimir pada Juni atau Juli nanti akan mencoba merebut satu-satunya sabuk juara yang masih dipegang petinju lain, yaiÂtu sabuk kelas berat WBA yang dikuasai petinju Inggris David Haye.
[RM]
BERITA TERKAIT: