Pada leg pertama yang digelar di Stade Velodrome, Setan MeÂrah hanya bisa meraih hasil kaÂcaÂmata atas Marseille. Hasil itu memÂbuat peluang MU dan MarÂseille untuk lolos dari babak 16 besar masih sama-sama terbuka.
Meski demikian, MU yang kiÂni menjadi tuan rumah niscaya puÂnya sedikit keuntungan karena akan tampil di depan publik senÂdiri. Theatre Of Dream bisa diÂbilang angker buat para wakil Prancis yang datang kesana.
United belum pernah kalah di kanÂdang saat menjamu tim PranÂcis dalam 12 pertemuan. Pada dua pertemuan terakhir lawan tim Prancis di babak yang sama, MU selalu menang 1-0 yakni atas Lyon tiga tahun lalu dan Lille setahun sebelum itu.
Tak hanya di ajang ChamÂpions, pada musim ini United juÂga tak terkalahkan di semua ajang jika bermain di kandang. KeÂsuksesan menyingkirkan ArÂsenal dari ajang Piala FA pekan lalu juga dilakukan Wayne RooÂney Cs di Old Trafford.
“Kami telah menjadi klub yang sangat luar biasa apabila tampil di Old Trafford musim ini. Jadi meskipun kami kecewa gaÂgal mencetak gol di kandang laÂwan, kami akan tetap tampil dengÂan penuh percaya diri,†ujar bek muda United, Chris SmalÂling.
Meski percaya diri bisa tampil di kandang, The Fergie Babes teÂtap patut mewaspadai skuad beÂsutan Didier Deschamps itu. Marseille punya torehan apik di dua partai tandang terakhirnya di Liga Champions. Les Phoceens membuat 10 gol tanpa keÂboÂboÂlan. Itu dicapai lewat keÂmeÂnangÂan 7-0 atas Zilina dan kemudian 3-0 atas Spartak Moskow di fase grup.
Satu-satunya fakta yang mengÂÂganggu Marseille adalah dari lima kali lawatannya ke IngÂgris di Liga Champions, MarÂseilÂle menuai empat kekalahan. MeÂreka pun berambisi mengÂhaÂpus rekor buruk itu. Mereka haÂnya butuh hasil seri 1-1 di leg kedua untuk lolos ke babak peÂrempat final.
“Kami bermain di leg pertama dengÂan membuka semua peÂluang yang ada. Ya, United meÂmang jadi favorit utama, tapi mesÂki punya peluang yang kecil, kami harus bermain sampai akhir,†ujar Deschamps.
[RM]
BERITA TERKAIT: