Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Inter Ditahan Brescia, Cordoba Mengacau!

Minggu, 13 Maret 2011, 05:54 WIB
Inter Ditahan Brescia, Cordoba Mengacau!
Samuel Eto’o
RMOL. Kesempatan Inter Milan ­untuk meraih tiga poin penuh ter­paksa lewat setelah ditahan im­bang tim juru kunci Serie-A, Bres­cia. Bertanding ke Stadio Ma­rio Rigamonti yang meru­pa­kan markas Brescia, Inter ber­main seri 1–1.

Nerrazurri sebenarnya sangat di­unggulkan untuk meraih tiga angka atas Brescia. Mengingat, la­wan yang dihadapi Javier Za­netti Cs adalah penghuni zona de­gradasi. Inter juga diung­gul­kan karena baru meraih ke­me­nang­an beruntun empat kali di laga Serie A, sementara Brescia sudah di empat laganya gagal meraih tiga poin.

Pandangan bahwa Nerrazurri bakal menjalani laga dengan mudah setelah laga baru berjalan 18 menit Samuel Eto’o sudah membobol gawang Brescia ter­nyata salah besar. Memang Inter terus menerus menggempur Rondinelle lewat Giampaolo Paz­zini dan Eto’o, namun bu­ruk­nya penyelesaian akhir membuat perolehan gol belum juga be­r­tambah.

Brescia mulai bangkit dengan me­lakukan skema serangan balik di pertengahan babak kedua. Be­berapa kali striker Andrea Car­ra­cio­lo menembus pertahanan In­ter, namun kiper Cesar me­nun­jukkan performa ciamik malam itu.

Malapetaka datang saat Lucio diganti Ivan Cordoba. Di menit 85, Cordoba melakukan blunder saat menghalau sepak pojok Bres­cia, yang lalu dimak­si­mal­kan Caracciolo untuk mencetak gol penyama kedudukan dengan tandukannya.

Cordoba benar-benar meng­acau malam itu, di menit 89 di­ri­nya melakukan pelanggaran ke­ras terhadap Eder di kotak pe­nalti. Otomatis wasit langsung mengganjar pemain Kolombia itu dengan kartu merah sekaligus menghadiahi tuan rumah sebuah penalti. La Beneamata patut ber­terima kasih kepada Cesar. Kiper ut­a­ma tim Samba tersebut ber­ha­sil mematahkan penalti yang dilakukan eksekutor Carraciolo.

Inter berkesempatan me­nam­bah gol setelah Brescia juga ha­rus bermain dengan 10 orang ka­rena Carraciolo mendapat kartu ku­ning kedua jelang laga ber­akhir. Namun kedudukan ru­pa­nya tetap bertahan 1-1.

“Kami memiliki banyak pe­luang dan hasil akhir bisa saja ber­beda,” keluh pelatih Leo­nar­do seperti disitat dari AFP. “Saya tidak terlalu tertarik dengan hasil seri, ini adalah hasil seri yang aneh karena kami menghasilkan banyak peluang dan tidak seperti pertandingan yang berakhir dengan seri pada umumnya,” tam­bahnya.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA