Dengan kemenangan ini, DjoÂkovic juga sukses memperÂpanÂjang kemenangan beruntunnya menjadi 20 kali sepanjang 2011.
Di turnamen Grand Slam AusÂtralia Terbuka akhir Januari lalu, pemain peringkat tiga dunia ini juÂga tampil ciamik dengan mengÂandaskan perlawanan FeÂderer di semifinal, sebelum akhirÂÂnya menjadi juara Grand Slam awal musim itu.
“Saya menyadari akan menÂjaÂlani pertandingan yang berat. Aku menyadari harus bermain seÂbaik mungkin untuk mengaÂlahÂkan Roger,†ujar Djokovic.
Di dua babak sebelumnya, DjoÂkovic sempat sempat menÂjaÂlani laga tiga set saat bertemu oleh Tomas Berdych dan FeÂliÂciaÂno Lopez di perempat dan semifinal.
“Saya coba bermain dengan foÂkus hari ini dan saya melayani dengan sangat baik, terutama di set pertama. Namun ini adalah hasil kerja keras secara keseÂluÂruÂhan,†sambung petenis nomor satu Serbia itu yang menang 6-3 di set pertama.
FedEx, julukan Federer, seÂbeÂnarnya berkesempatan menang di set kedua untuk memÂperÂpanÂjang laga menjadi tiga set. Sempat memimpin 3-1, Federer mÂaÂlah kerap melakukan kesaÂlaÂhan sendiri hingga akhirnya keÂhilangan lima game terakhir dan kembali kalah 6-3.
“Yah, ini pertandingan buruk untukku. Sejak set awal aku suÂdah tampil buruk, dan terlalu terburu-buru di set kedua,†sesal Federer.
Sepanjang pertemuannya dengan Djokovic, Federer seÂbeÂnarnya lebih diunggulkan karena memimpin 13-8. Tapi juara AusÂtralia Terbuka 2010 itu kalah di dua turnamen Grand Slam terÂakhir, dan sekarang kembali di tumbangkan Djokovic di Dubai.
Nasib naas juga dialami ungÂgulan pertama Turnamen WTA Qatar Terbuka Caroline WozÂniaÂcki. Tak terbendung sejak babak pertama, Caro sapaan akrab WozÂniacki akhirnya harus meÂreÂlakan trofi Qatar Terbuka pada Vera Zvonareva, setelah ungÂgulan kedua itu menang straight set, 6-4 6-4. [RM]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: