“Andy ingin meminta maaf keÂpada panitia turnamen dan para penggemar atas pengÂunÂduÂran dirinya,†demikian peÂrÂnyaÂtaan singkat yang ditulis Murray seperti dikutip situs resminya.
Cederanya Murray sudah muÂlai terasa pada saat mengikuti turÂnaÂmen Rotterdam Terbuka. ImÂbasnya, dia tumbang di babak perÂtama oleh Marcos Baghdatis. PaÂdaÂhal, ini penampilan perÂtaÂmaÂnya usai kalah dari Novak Djokovic di final Australia TerÂbuka bulan lalu.
Kekalahan di Melbourne itu meÂruÂpakan kegagalan yang keÂtiga kalinya yang harus ditelan oleh petenis peringkat lima dunia itu dalam upayanya merebut seÂbuah gelar grand slam.
Turnamen berikutnya yang akan diikuti oleh Murray adalah Indian Wells Masters yang diÂgelar 10-20 Maret mendatang.
Pada turnament Dubai TerÂbuÂka tahun lalu, Murray dikecam kaÂrena pernyataannya setelah kaÂlah dari petenis bukan ungÂgulan Janko Tipsarevic. Dia meÂngatakan bahwa dirinya sedang bereksperimen dengan taktik.
Di laga tersebut, Murray meÂmeragakan gaya bertanding yang tidak seperti biasanya di mana dia lebih sering maju ke depan net unÂtuk menghadang bola dan beÂrupaya lebih banyak berÂiniÂsiatif meÂlanÂcarkan pukulan-puÂkulan yang tidak dapat dijangkau oleh lawan.
“Saya rasa pertandingan tadi meÂrupakan pengalaman berÂtanding yang baik bagi saya—tetapi jika pertandingan tadi adalah sebuah grand slam maka taktik saya tentu akan berbeda,†ujar Murray kepada media seÂtelah kekalahannya itu.
[RM]
BERITA TERKAIT: