Wozniacki berkilah, tiÂdak ada perbedaan apakah posisinya di peÂringÂkat pertama atau kedua. “SaÂya tidak tahu. Saya tidak terÂlalu memikirkannya. Saya hanya akan melakukan yang terbaik. JiÂka saya Nomor 1, itu hebat, karena ituÂlah saya selalu berlatih. NaÂmun jika saya Nomor 2, posisi itu teÂtap besar,†kata Wozniacki.
Namun, peluang Wozniacki unÂtuk merebut kembali menÂduÂduki peringkat teratas masih terÂbuka lebar. Asalkan, Wozniacki berÂhasil mencapai semifinal di Kejuaraan Dubai yang mulai diÂgelar hari ini (Rabu, 16/2). Karena, di turnamen ini ClijsÂters memutuskan tidak bermain.
Menjelang pembukaan KeÂjuaÂraÂan Dubai, Wozniacki terlihat boÂsan dengan banyaknya perÂtaÂnyaÂan tentang peÂringÂkat teratas yang akan kemÂbali direbutnya di Dubai. “MungÂkin setidaknya saya tidak akan menÂdapat pertanyaan ini berÂulang-ulang. Atau ‘baÂgaiÂmaÂna‘ raÂsanya menjadi No 1 tanpa meÂmenangÂi Grand Slam?†kaÂtanya.
Dia mengaku, sangat berÂseÂmangat datang ke Dubai tetapi juÂga tidak terlalu percaya diri kaÂrena akan berhadapan dengan peÂmain top dunia seperti Daniela HanÂtuchova asal Slovakia atau Anna Chakvetadze dari Rusia.
“Saya berharap bisa mengÂataÂsinya. Saya tidak merasa berÂbeÂda, kaÂrena masih bermain sama seÂperti sebelumnya. Saya di sini unÂtuk bersaing di turnamen terÂsebut dan mencoba untuk meÂmenangkannya. Sama sekali tidak ada perbedaan,†ujarnya.
Seperti diketahui, Wozniacki menÂjadi petenis nomor satu duÂnia setelah menggeser Serena WilÂliams pada Oktober 2010 lalu. Saat itu Serena menjalani abÂsen panjang karena cedera kaÂki yang membuatnya terlempar ke posisi 12 dunia.
Sayang di turnamen grand slam AusÂtralia Terbuka 2011, Wozniacki kaÂlah dari Li Na di seÂmifinal, sekaligus meÂmupuskan imÂpiannya meÂraih gelar grand slam perÂtaÂmaÂnya.
[RM]
BERITA TERKAIT: