Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Berharap Jadi Kebangkitan, Bukan Perang Gengsi

Liga Bulutangkis Indonesia 2011

Jumat, 11 Februari 2011, 02:29 WIB
Berharap Jadi Kebangkitan, Bukan Perang Gengsi
ilustrasi, bulu tangkis
RMOL. Tim PB Djarum Kudus batal men­datangkan pemain asing un­tuk berlaga di Djarum Superliga Bad­minton Indonesia 2011 yang digelar 20-26 Februari di Su­ra­baya. Pembatalan tersebut ka­rena tidak ada titik temu antar kedua belah pihak.

“Pemain yang kami bidik ter­nyata juga diminati tim lain.  Dengan demikian, kami akan meng­an­dal­kan pemain yang ada. Siapa ta­hu mereka akan bersinar pada tur­namen ini,” kata Ketua Umum PB Djarum, Yoppy Ro­si­min di Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, PB Djarum se­belumnya telah mengontak pe­main kelas dunia seperti Peter Hoeg Gade dari Denmark, na­mun upayanya gagal. Setelah itu membidik pemain asal Thailand Boonsak Ponsana dan Park Sung Hwan dari Korea Selatan.

“Kami memberikan ke­per­ca­yaan ­pe­nuh kepada pemain binaan. Ka­mi berharap semua pemain yang diturunkan bisa mem­be­rikan hasil yang terbaik,” ka­tanya.

Pada turnamen tersebut, PB Dja­rum akan mengandalkan Di­ony­sius Hayom Rumbaka dan Andre Kurniawan Tedjono di­sek­tor putra. Sedang di sektor pu­tri diperkuat Maria Febe, Fran­siska Ratnasari dan Ana Rovita.

Di tempat terpisah, Tim Jaya Ra­ya Suryanaga Surabaya juga ga­gal mendapatkan dua pemain Ko­rea Selatan yakni Park Sung Hwan dan Lee Yong Dae. “Kalau pemainnya tidak ada masalah, tapi mereka terkendala izin dari fe­derasi,” kata Manajer Jaya Ra­ya Suryanaga, Wijanarko Adi­mulya.

Park Sung Hwan rencananya di­tem­patkan sebagai tunggal uta­ma bersama Sony Dwi Kuncoro, sementara Lee Yong Dae akan ditandemkan dengan Alvent Yulianto.

Setelah gagal mendapatkan pe­main Korsel, Suryanaga sem­pat kesulitan mencari pengganti yang punya kualitas sepadan, karena terbentur sejumlah ken­dala.

“Kami akhirnya mengincar dua pemain tunggal asal Hong Kong, yakni Hu Yun dan Chan Yan Kit. Keduanya sudah hampir pasti memperkuat Suryanaga di Super Liga,” kata Wijanarko.

Sementara itu, PB Musica Cham­pion Kudus lebih meng­an­dal­kan pemain asing di turnamen tersebut. Pemain asing yang dipastikan turun adalah Roslim Hasyim dan Wong Choong Han yang keduanya dari Malaysia. Selain dua pemain itu juga akan menurunkan pemain senior Sigit Budiarto dan Luluk Hadiyanto.

Adapun tim yang akan turun pa­da turnamen ini adalah Ja­ya­ra­ya Suryanaga Surabaya, Tang­kas Alfamart Jakarta, Jaya Raya Jakarta, Djarum Kudus, Musica Champions Kudus, Mutiara Bandung dan SGS PLN Ban­dung.

Pada kesempatan sama, Sek­jen PBSI, Jacob Rusdianto me­nga­takan, dengan kembali di­ge­larnya Superliga dipastikan akan membangkitkan gairah bulu tangkis di Indonesia karena se­la­ma ini sudah vakum.

“Kami me­mimpikan Super­liga ini bisa seperti Liga Super di sepak bola. Kompetisi terus berjalan dan apre­siasi ma­sya­rakat untuk me­nonton juga ting­gi,” katanya.

Menurutnya, jika Superliga di Indonesia berjalan dengan baik maka akan membuka peluang untuk melakukan kegiatan yang lebih besar misalnya Liga Asia atau Kejuaraan Antar Klub Dunia seperi Piala Toyota di se­pak bola.   [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA