Pemain veteran Bulls, Kurt ThoÂmas mampu bersaing dengÂan pemain muda Derrick Rose. BahÂkan, Thomas yang berusia 38 tahun menjadi pahlawan keÂmenangan Bulls dengan menÂcetak
top performer dengan menÂceploskan 22 angka dan semÂbilan
rebound. Selain itu, penÂcapaian Thomas lebih baik dari Rose yang melepas 10
assist dan 21 poin.
“Kurt mencetak angka dari seÂtiap tembakan dan tugas saya adalah memberi bola padanya. MeÂreka menugaskan dua pengaÂwal saat saya membawa bola, jadi saya lempar ke dia (ThoÂmas). Dialah alasan mengapa maÂÂlam ini kita menang,†puji Rose usai pertandingan seperti diÂkutip
YahooSports.Thomas yang sudah berkiprah di NBA selama 16 musim, terÂakhir kali mencetak angka terÂbaÂnyak lima tahun lalu, yakni saat melawan Phoenix Suns, saat itu dia berseragam New York Knicks dengan torehan 24 poin.
“Tim ini benar-benar memÂbuat saya tampil maksimal maÂlam ini. Saya memasukkan dua tiga tembakan pertama saya, jadi saya terus saja menembak. Saya dikenal sebagai pemain yang jaÂgo tembak. Namun beberapa taÂhun belakangan, tembakan saya menurun,†kata Thomas.
Di kubu Bucks, Chris DougÂlas-Roberts menjadi pengumpul angÂka terbanyak dengan raihan 30 angka. Andrew Bogut meÂreÂbut 18
rebound, tetapi hanya mendonasikan delapan angka.
Periode pertama diungguli Bulls dengan keunggulan 48-32, terutama di kuarter kedua saat meÂreka menutup kuarter dengan selisih 15 angka. Di kuarter terÂakhir, Bucks bangkit dengan mengungguli tuan rumah 51-44. Sayang, torehan angka tersebut tak cukup menyelamatkan Bucks dari kekalahan.
Kemenangan ini membuat Bulls yang berada di posisi tiga klaÂseÂmen Wilayah Timur semaÂkin menempel posisi Miami Heat yang duduk di peringkat keÂdua. Heat tertinggal 2,5
game dari pemuncak klasemen, BosÂton Celtics, dan Bulls tertinggal 3,5
game. [RM]
BERITA TERKAIT: