Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri Mudik

Nadal Melaju Tanpa Keringat

Australia Terbuka 2011

Rabu, 19 Januari 2011, 01:19 WIB
Nadal Melaju Tanpa Keringat
Rafael Nadal
RMOL.Petenis nomor satu dunia Rafael Nadal menjalani laga perdana di turnamen Grand Slam Australia Terbuka 2011 tanpa keringat. Nadal melaju ke putaran kedua setelah lawannya Marco Daniel dari Brazil mundur pada set kedua.

Petenis asal Spanyol itu tam­pil impresif di Rod Laver Arena, Australia dengan semangat me­nyabet gelar Australia Terbuka ke­dua dan tropi grand slam ke-10 sepanjang kariernya. Sayang, laga tersebut harus terhenti di akhir set kedua saat kedudukan 6-0, 5-0, karena Daniel meng­ala­mi cedera lutut.

Daniel sempat mendapat jeda se­jenak untuk perawatan setelah kehilangan set pertama dalam 19 menit. Tampaknya, dia sudah se­perti putus asa saat serangan-se­rangannya mampu dihalau. Bah­kan, Nadal balik menyerang deng­an pukulan voli yang tidak bisa diselesaikan.

Di set kedua, Nadal kembali tam­pil beringas. Belum juga men­­dapat perlawanan berarti, pe­tenis berusia 24 tahun itu baru men­cetak poin 5-0. Lalu, setelah “ser­vice break”-nya yang ke­enam, Daniel maju ke depan net untuk menghampiri wasit per­tandingan dan mengaku kalah ke­pada Nadal pada menit ke-47.

“Rasanya mengerikan me­na­rik diri dari pertandingan karena ce­dera dan saya mengharapkan yang terbaik bagi dia dan cepat pulih,” kata Nadal seusai per­tandingan.

Tampil impresifnya Nadal di dua set tersebut, sekaligus men­jadi jawaban keraguan atas diri­nya yang sebelumnya ter­serang flu pada turnamen Qatar Terbuka pekan lalu.     

“Mudah-mudahan ini bukan fir­a­sat buruk. Aku men­g­ha­rap­kan yang terbaik untuk pe­mu­li­han kondisiku. Tahun lalu me­ru­pakan waktu yang sangat sulit di turnamen ini, saya datang ke sini tapi gagal juara. Meski akhirnya, saya memiliki musim yang sa­ngat baik pada tahun 2010,” ujar Nadal.

Hasil manis juga ditorehkan unggulan kelima, Andy Murray yang melenggang ke putaran ke­dua dengan mudah. Petenis asal Inggris itu berhasil mengalahkan petenis Slovakia, Karol Beck yang mundur di akhir set ketiga saat kedudukan 6-3, 6-1, 4-2.

Di musim lalu, Murray ber­hasil melaju ke final, namun di­sungkurkan Roger Federer se­ka­ligus menjadi juara. Kini, Mur­ray bertekad mengejar impian un­tuk meraih gelar tersebut dan menjadi juara grand slam setelah 75 tahun sejak Fred Perry di tahun 1936.

Di tunggal putri, unggulan ke­dua asal Rusia, Vera Zvonareva me­laju setelah menumbangkan petenis Austria, Sybille Bammer 6-2, 6-1 dalam waktu 59 menit.

Di laga tersebut, petenis ber­usia 26 tahun itu menunjukkan ke­kuatannya pada grand slam per­tama tahun ini dengan pe­nam­pilan dominan. “Sangat su­kar me­lawan (Bammer, red) pa­da per­tan­dingan pertama. Saya kira ka­mi berdua kesulitan deng­an rit­menya tetapi yang paling penting adalah saya berhasil melalui pertandingan ini,” ujarnya.

Sementara itu, unggulan ke­tujuh, Jelena Jankovic dipaksa ber­juang keras saat melewati ha­dangan petenis Rusia, Alla Ku­dryavtseva 6-0, 7-6, sebelum akhir­nya melaju ke babak se­lan­jutnya. [RM]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA