Keikutsertaan Australia di Piala Asia 2011 ini merupakan yang kedua kaÂlinya setelah bergabung dengÂan AFC (Konfederasi SeÂpakÂboÂla Asia) pada 2006. Tim KangÂuru telah mengikuti putaran fiÂnal Piala Dunia tiga kali, terÂmaÂsuk finish di babak 16 besar paÂda PD 2006. Dalam peÂnamÂpiÂlan perdana mereka di Piala Asia 2007 lalu, The Socceroos finish di perempat final.
“Kami tahu ini adalah turÂnaÂmen terbesar seAsia dan seÂkaÂrang merupakan kesempatan beÂsar bagi kami untuk lolos ke deÂlaÂpan besar kemudian membawa puÂlang trofi pertama kalinya,†seru striker gaek Aussie, Harry Kewell.
Tentu, jalan menuju juara bagi si anak baru tak mudah. Baru sekali menjalani laga di fase grup C, mereka sudah ditantang keÂkuaÂtan lama sepakbola Asia yang keÂbetulan segrup, yakni Korea Selatan yang punya pemain bintang Park Ji Sung. Namun, AusÂtralia memilih mewaspadai seluruh punggawa Ksatria TaeÂguk, tak terkecuali Ji Sung.
“Ji Sung salah satu pemain beÂsar di kubu Korsel, tapi mereka teÂtap memiliki banyak pemain berbahaya. Mereka berbakat dan ceÂpat. Ji Sung memang ancaman besar tapi banyak pemain lain disana yang bisa membuat neÂgaÂra manapun menderita,†ungkap geÂlandang Socceroos yang berÂmain di Everton, Tim Cahill.
Sementara Korsel, meski dua kali juara Piala Asia, juga tak mau sesumbar. Faktor fisik peÂmain Aussie menjadi alasan, mesÂki skuad yang sekarang diÂbesut Cho-Kwang Rae itu perÂnah mengalahkan Kewell Cs 3-1 di laga persahabatan tahun 2009.
“Australia punya kekuatan di fiÂsik para pemainnya. Mereka juga punya banyak pemain top seÂperti Tim Cahill dan Harry KeÂwell. Jadi kami harus siap dengÂan taktik mereka,†ujar geÂlanÂdang muda Korsel, Ki Sung Yeung.
Raihan tiga poin sama-sama diÂbutuhkan kedua tim untuk mengÂamankan tiket menuju baÂbak selanjutnya. Pasalnya, kedua kuÂbu meraih tiga poin di laga perÂtama mereka. Pasukan HolÂger Osiek membantai India 4-0, sementara Korsel memukul Bahrain 2-1.
Tuan Rumah MenangSementara itu di laga grup A dini hari kemarin WIB, tuan rumah Qatar akhirÂnya membuka jalan menuju peÂrempat final setelah menang dari tim ‘Kuda Hitam’ Cina 2-0 lewat dwigol YouÂsef Ahmed Ali (27, 45). KuÂwait menjadi tim perÂtama yang harus angkat koper di ajang Piala Asia 2011 setelah menenggak keÂkalahan kedua atas UzbekisÂtan, 2-1.
[RM]
BERITA TERKAIT: