“Saya tidak membela orang per orang, tapi saya hanya ingin mempertahankan PSSI sebagai seÂbuah organisasi. Kami sudah menÂdapat perintah dari FIFA agar melakukan tindakan tegas terÂhadap LPI karena kompetisi jeÂlas tidak berada di bawah reÂguÂlasi PSSI,†tegas Sekjen PSSI NuÂgraha Besoes yang didamÂpiÂngi Ketua Harian Badan OlahÂraÂga Profesional Indonesia (BOÂPI) Haryo Juniarto, SH kemarin di Jakarta.
Menurutnya, PSSI akan terÂanÂcam hukuman bila tidak meÂninÂdak tegas dan menyelesaikan maÂsalah tersebut.â€Kami akan meÂnyelesaikan ini secepatnya. KaÂlau bisa akhir Januari ini suÂdah tuntas. Kami sudah meÂngumÂpulkan data-datanya. SeÂmua akan dituntaskan oleh KomÂdis,†tandasnya.
Jika tak bisa menyelesaikan maÂsalah, PSSI terancam huÂkuÂman oleh FIFA. Hukuman terÂberat bisa berupa pengeluaran dari anggota FIFA yang diawali pembekuan. Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid dan NuÂgraÂha coba bertemu PreÂsiÂden FIFA, Sepp Blatter di sela-seÂla penyelengÂgaraan Piala Asia 2011 di Qatar. Mereka hanya biÂsa bertemu Sekjen FIFA, Jerome ValÂcke, 10 Januari lalu.
Saat diutarakan permasalahan ini, Sekjen FIFA minta PSSI memÂberikan surat tertulis. Sehari keÂmudian surat PSSI dibalas FIÂFA. Isinya, FIFA minta agar PSSI menyelesaikan masalah ini seÂbelum Sidang Komite EkÂseÂkuÂtif FIFA pada 1 Maret nanti.
Meski demikian Nugraha meÂneÂgaskan bahwa PSSI bukannya meÂlarang LPI digelar, melainkan apa pun kompetisi yang berada di luar PSSI harus mengantungi “pengaÂkuÂan†dari PSSI selaku feÂderasi seÂpakbola resmi di InÂdoÂnesia.
Mengulangi pernyataan-perÂnyaÂtaan sebelumnya, hal-hal yang akan menjadi sasaran tinÂdakan dari PSSI adalah klub dan okÂnum-oknum yang terlibat daÂlam keÂgiatan LPI tanpa memiliki serÂtiÂfikat atau lisensi yang sah.
[RM]
BERITA TERKAIT: