Los Indios (The Indians), juÂluÂkan Atletico, sebenarnya lebih diÂunggulkan karena tak terÂkaÂlahÂkan di empat laga terakhir meÂreÂka, sementara tuan rumah beÂruÂpaya bangkit usai ditaklukkan tiga gol tanpa balas oleh MalÂlorÂca pada tiga Januari lalu.
Namun rupanya kenyataan berÂbicara lain. Hercules yang tamÂpil di hadapan penÂduÂkungÂnya mampu bangkit dan tampil ‘Perkasa.’ Keperkasaan Hercules terÂlihat saat empat gol yang meÂreka lesakkan semuanya terjadi di babak pertama.
Tembakan Jorge Lopez ‘Tote’ saat laga baru berjalan 11 menit memÂbuka pesta gol tim yang ‘naik kelas’ lagi ke divisi utama La Liga sejak 1997 ini. Pencetak gol kemenangan atas Barcelona di awal musim, Nelson Haedo Valdez, menggandakan keungÂgulan di menit 23.
Keunggulan dua gol membuat semuanya menjadi mudah bagi HerÂcules. Gol Olivier Thormet di menit 32 dan David Trezeguet jeÂlang babak pertama berakhir menambah keterpurukan Los Colchoneros. Di babak kedua, JoÂse Antonio Reyes menjadi pengÂhibur dengan gol tungÂgalÂnya jelang injury time.
“Kami harus meminta maaf keÂpada fans karena telah berÂmain buruk. Ini benar-benar tak daÂpat dijelaskan. Kami tak bisa bangÂkit saat Hercules memaÂsukÂkan dua gol ke gawang kami. HerÂcules memang pantas meÂnang,†sesal pelatih Atletico, Quique Sanchez Flores.
Hasil luar biasa ini membuat posisi Hercules terdongkrak ke peÂringkat 11 klasemen seÂmenÂtara La Liga dengan torehan 22 poin. SeÂdangkan Atletico berada di peringkat enam dengan raihan 27 poin.
“Kami memainkan perÂtanÂdingan yang komplet, terutama peÂnampilan luar biasa di babak perÂtama. Saat kami bermain seÂperti ini, sangat impresif,†tutur TreÂzeÂguet seusai pertandingan.
[RM]
BERITA TERKAIT: