“Itu masih dibicarakan lebih lanjut. Melalui lawyer kami, kaÂÂbarnya mereka memang ingin menaturalisasi pemain kita. Tetapi pernyataan itu saya terima sebatas lewat email. Itu juga belum saya balas karena dalam waktu dekat saya akan terÂbang ke Uruguay. Saya ingin duduk satu meja dan menÂdengarkan pemikiran meÂreka. Apakah benar-benar seÂrius atau bagaimana,†ungkap Demis ketika ditemui di staÂdion Utama Gelora Bung KarÂno, Senayan-Jakarta, kemarin.
Anggota skuad SAD yang berkompetisi di Uruguay berÂpeluang untuk diÂnaÂtuÂraÂlisasi karena ada yang sudah tiga tahun menetap di neÂgeÂrinya Albiceleste itu.
Kemungkinan naturalisasi ini hanya berlaku baÂgi anggota SAD yang berÂkompetisi di Uruguay sejak taÂhun pertama (2008). Artinya, haÂnya 15 peÂmain yang punya kans untuk dinaturalisasi. “PeÂraturan diÂsana memang memÂperÂbolehÂkan pemain yang suÂdah tinggal tiga tahun untuk diÂnatuÂraÂliÂsasi,†kata Demis.
Tim SAD akan berangkat ke Uruguay pada 23 Januari. Skuad SAD tahun ini terÂdiri dari 40 pemain rinciannya dari 19 pemain lama dan 21 pemain baru. Ke-19 pemain baru diperÂoleh berdasarkan hasil seleksi sejak 17 Oktober 2010.
Nantinya, ke-40 nama itu akan mengikuti dua kompetisi resmi dibawah Federasi SeÂpakbola Uruguay (AUF) yaitu komÂpetisi Cuarta (U-19) dan komÂpetisi Quinta (U-17) serta peÂnyisihan Piala Asia U-19.
[RM]
BERITA TERKAIT: