Bermain di kandang sendiri memÂbuat Bulls tampil percaya diri. Dukungan fans yang meÂmaÂdati United Center di kuarter perÂÂtama, rupanya sukses memompa semangat pemain Bulls, seÂhingga skuad asuhan Vinny Del Negro itupun menang 22-21 di akhir kuarter pertama.
Selisih poin yang tipis memÂbuat kubu Celtics penasaran. Di kuarter kedua Paul Pierce dan kawan-kawan mencoba bangkit unÂtuk mengejar ketinggalan. SaÂyang Derrick Rose cs kembali tampil ciamik di kuarter ini dan semakin memperlebar selisih poin menjadi 46-42.
Kurter ketiga kembali dibuka Bulls dengan gemilang. Namun diÂpertengahan laga, pertahanan Bulls mulai mengendur dan langsung dimanfaatkan Celtics. Runner up NBA musim 2010 ituÂpÂun berhasil memperkecil keÂtinggalan poin menjadi 67-64.
Tidak mau dipermalukan di kandang sendiri, “Si Banteng’ kemÂbali bangkit di kuarter terÂakhir. Lewat permainan apik yang dipertontonkan small forÂward Carlos Boozer yang berÂduet dengan Rose, Bulls akhirÂnya sukses menutup pertanÂdingÂan dengan kemenangan 90-79 setelah unggul 23-15 di akhir kuarter keempat.
Rose berhasil menjadi bintang kemenangan Bulls dengan toÂrehan 36 poin. Point guard ‘Si BanÂteng’ itu juga sukses menÂcetak
free throw tertinggi dalam karirnya dengan menjaringkan 15 dari 19 kesempatan.
Sementara Carlos Boozer meÂnamÂbahkan dengan 22 poin dan 10
rebounds untuk kemeÂnangan Bulls.
Di kubu Celtic, Paul Pierce dan Ray Allen menjadi penyumÂbang angka terbanyak, setelah maÂsing-masing mengemas 21 dan 19 poin. Dibelakang mereka
point guard Rajon Rondo meÂnambahkan dengan 13 poin dan delapan
assist.Meski kalah Celtics tetap berada di urutan pertam klasemen wilayah Timur dengan rekor menang kalah 28-8. Skuaqt Doc Rivers tersebut unggul 0,7 pertandingan dari peringkat dua Miami Heat yang mempunyai rekor menang kalah 29-9.
Sementara bagi Bulls, kemenangan ini tetap membuat mereka menguntit terus Celtics dan Heat dengan berada diurutan tiga dengan rekor menang kalah 24-12.
[RM]
BERITA TERKAIT: