Namun Pacman kembali meÂÂmilih kamp pelatihan paling angker di Filipina yaitu Baguio City, sebagai tempat latihanÂnya. Predikat angker Baguio City didapat, karena menyimÂpan kenangan buruk bagi kubu Pacquiao.
Tahun lalu petinju dengan delapan gelar berbeda itu hampir kehilangan nyawanya akibat badai Megi yang mengÂhantam kawasan tersebut, saat PacÂquiao sedang berlatih, jeÂlang naik ring dengan petinju Meksiko Antonio Margarito.
Karenanya, pelatih Freddie Roach mengatakan bahwa BaÂguio City merupakan tempat latihan terburuk yang pernah ada. Namun Pacquiao tak ingin tempat latihan menjadi kendala untuk mempertahankan gelar juara dunia kelas menengah versi WBO.
“Mosley pasti akan meleÂpasÂkan banyak pukulan. Mosley baÂnyak tahu tentang tinju diÂbandingkan lawan-lawan lain yang pernah saya hadapi, kareÂnanya saya butuh latihan keÂras,†ujar Pacquiao yang baru kembali ke Manila seusai berÂlibur Tahun Baru bersama keÂluarÂganya.
Pernyataan Pacquiao ini, juga menegaskan jika dirinya tidak akan menganggap remeh ‘Si Gula’ meskipun anggota parÂleÂmen Filipina itu lebih diÂungÂgulkan pada pertandingan yang renÂcananya digelar di Las Vegas.
Roach berharap, Pacquiao jaÂngan terpengaruh pemÂbiÂcaraan orang di luar, yang meÂngatakan bahwa duel melawan Mosley ini pasti mudah. “Itu adalah hal terburuk di dunia jika mereka mengatakan deÂmikian,†ujar Roach.
Pacquiao dan keluarganya tiba di Manila pada Jumat (7/1), setelah menghabiskan liÂburan Natal dan Tahun Baru di Jepang dan Australia. Bagi sang istri Jinkee, liburan kali ini adalah yang paling berÂkesan.
“Menyenangkan dan takkan terlupakan. Kami menghaÂbiskan banyak waktu bersama-sama,†ujarnya.
Sementara itu, Pacquiao meÂngatakan bahwa liburan meÂrupakan hal yang jarang dilaÂkukan bersama keluarga. PaÂsalnya, sepanjang 2010 dia sibuk mempersiapkan diri mengÂhadapi laga di atas ring, serta sibuk dengan karier baÂrunya sebagai anggota dewan setelah terpilih pada Mei 2010 lalu.
[RM]
BERITA TERKAIT: