Ajakan tersebut disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung setelah menerima petugas BPS yang melakukan pendataan lapangan terkait Sensus Ekonomi 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 31 Agustus 2026.
"Saya juga mengimbau kepada masyarakat di Jakarta untuk membantu BPS dalam rangka tugas mereka melakukan sensus, terutama bagi masyarakat-masyarakat yang masih menutup diri," ujar Pramono.
Pramono menegaskan, partisipasi masyarakat dalam pendataan sensus sesuai amanat konstitusi dan tidak berkaitan dengan hal perpajakan. Sensus ekonomi ini diselenggarakan untuk mengetahui potret mengenai kondisi dan keadaan di Jakarta.
"Petugas yang tadi secara langsung menanyakan kepada saya, karena untuk isi substansinya itu dirahasiakan," lanjut dia.
Sekretaris Utama BPS RI, Zulkipli mengapresiasi dukungan Gubernur DKI Jakarta dalam pendataan sensus ekonomi. Ia juga berharap masyarakat dapat membantu para petugas BPS dalam pelaksanaannya.
"Untuk masyarakat di DKI Jakarta, untuk kembali membantu BPS dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 kali ini," kata Zulkipli.
Proses pendataan sensus ekonomi akan dilakukan hingga pertengahan September mendatang. Ia pun mengimbau masyarakat atau pelaku usaha yang belum terdata agar dapat menghubungi kantor BPS setempat sebelum batas waktu pendataan berakhir.
"Bagi yang belum terdata, itu nantinya bisa menghubungi kantor BPS. Dan waktu kita masih ada, nanti kita sampai dengan pertengahan bulan September ini kita masih melakukan pendataan," tandasnya.
BERITA TERKAIT: