Melalui Perumda Dharma Jaya, berbagai langkah strategis mulai dari program pangan murah keliling hingga pembangunan kawasan pertanian terpadu (integrated farming) tengah disiapkan demi menjaga stabilitas harga dan menekan stunting di ibu kota.
Dalam diskusi publik Ketahanan Pangan Jakarta yang dipandu Moh Gunawan Abdillah di Studio EZY TV, Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman mengungkapkan bahwa sebagai salah satu BUMD pangan, pihaknya memegang mandat utama untuk memastikan ketersediaan protein hewani dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Untuk memastikan keterjangkauan akses, Perumda Dharma Jaya tidak hanya mengandalkan skema subsidi stasioner, melainkan aktif melakukan aksi jemput bola ke pemukiman warga melalui program operasi pasar keliling bernama "Jawara".
"Setiap hari ada enam kelurahan yang kami kelilingi menggunakan armada mobil," kata Raditya, dikutip Selasa 11 Agustus 2026.
"Jadwalnya kami koordinasikan dengan pihak kelurahan beberapa hari sebelum pelaksanaan bazar murah, sehingga informasi tersampaikan dengan baik ke masyarakat," sambungnya.
Selain itu, bagi masyarakat umum yang tidak masuk dalam daftar penerima Kartu Pangan Murah, Dharma Jaya juga menyediakan opsi kemasan daging ekonomis seharga Rp20.000 yang bisa dibeli melalui berbagai platform belanja online.
Produk porsi sekali masak ini diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi harian rumah tangga tanpa membebani dompet warga.
Diskusi tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta Jupiter sebagai narasumber.
BERITA TERKAIT: