Ragam Inovasi Robot Sains Antariksa di Galeri Vortex Line Space Kampung Alien

 OLEH: <a href='https://rmol.id/about/tifani-5'>TIFANI</a>
OLEH: TIFANI
  • Jumat, 24 Juli 2026, 18:51 WIB
Ragam Inovasi Robot Sains Antariksa di Galeri Vortex Line Space Kampung Alien
Ragam Inovasi Robot Sains Antariksa di Galeri Vortex Line Space Kampung Alien
Kecil Besar
rmol news logo Indonesia UFO Festival (IUF) 2026 kembali digelar di Yogyakarta sepanjang 2-30 Juli 2026. Memasuki edisi ke-10, festival astronomi, sains antariksa, dan seni luar angkasa terbesar di Asia Tenggara ini menghadirkan 12 rangkaian program yang menggabungkan sains antariksa, astronomi, UFO/UAP, SETI, extraterrestrial, hingga space art.

Festival ini awalnya bernama International SETI Conference yang hanya berlangsung selama dua hingga tiga hari. Seiring perkembangannya, ajang tersebut bertransformasi menjadi Indonesia UFO Festival (IUF) dan kini rutin digelar selama satu bulan penuh setiap Juli. 

Pemilihan bulan Juli juga bukan tanpa alasan. Tanggal 2 Juli diperingati sebagai Hari UFO Dunia (World UFO Day), sedangkan 21 Juli merupakan Hari UFO Nasional (Indonesia UFO Day).

Indonesia UFO Festival sendiri dimulai pada 2022 bersamaan dengan peresmian Crop Circle/UFO Monument di Berbah, Yogyakarta. Sejak saat itu, festival terus berkembang dengan melibatkan berbagai komunitas lintas disiplin dan peserta dari dalam maupun luar Indonesia. 

Setiap penyelenggaraannya dilakukan di sejumlah lokasi berbeda dengan mengusung prinsip kolaborasi interdisipliner. Pada penyelenggaraan tahun ini, Indonesia UFO Festival menghadirkan 12 program kegiatan yang tersebar di beberapa lokasi, yakni Kampung UFO, Kampung Alien, Crop Circle/UFO Monument, IFI Yogyakarta, Galeri Kahangnan, dan Flying Saucer Café.

Beberapa program yang diselenggarakan antara lain Indonesia UFO Conference, UFOCamp, Gegana Agung, Indonesia UFO Day, Space Sound, Space Education, Vortex Intelligence Robot, hingga COSMOS Exhibition. Kurator sekaligus Direktur Indonesia Space Science Society (ISSS), Venzha Christ, mengatakan bahwa Indonesia UFO Festival 2026 akan memperkenalkan sedikitnya tiga inovasi baru di bidang seni, astronomi, dan sains antariksa.

Inovasi pertama adalah V.I.R (Vortex Intelligence Robot) versi 0.2, yaitu robot pendeteksi fenomena anomali UFO/UAP yang merupakan pengembangan dari seri yang diperkenalkan pada 2025.

Selanjutnya ada V.I.S.A.G.E (Vital Intelligence for Spectral Analysis and Geometric Evaluation), sebuah mesin pembaca aura manusia. Sementara inovasi ketiga adalah VMARS Robot atau Mars Explorer Companion, yaitu robot yang dirancang untuk eksplorasi Planet Mars.

"Ketiga perangkat tersebut dikembangkan menggunakan metode open source dan berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui kolaborasi antara ISSS, Dapur AI, v.u.f.o.c lab, komunitas Robotika, dan Vortex Line Space," kata Venzha.

Seluruh inovasi tersebut dipamerkan dalam COSMOS Exhibition yang berlangsung di galeri baru bernama VORTEX LINE SPACE, berlokasi di Kampung Alien, Nanggulan, Yogyakarta, pada 20-30 Juli 2026. Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian Indonesia UFO Festival 2026 yang mengusung tema besar FIRST CONTACT. Kehadiran galeri baru tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi terbuka bagi para inovator dan pegiat space art, astronomi, sains antariksa, serta eksplorasi luar angkasa.

COSMOS Exhibition menghadirkan karya-karya dari para seniman yang lolos Open Call sebelum festival berlangsung, serta seniman undangan yang turut terlibat dalam berbagai satellite project di Indonesia UFO Festival. Beberapa nama yang berpartisipasi di antaranya Pradhono Aji, Dwi Pohadi, DurgaTattoo, Teguh Wisesa, Alfa, Leonard Haris, MUCK, Isa Anshori, Mantra Gula Kelapa, Grace TJ, serta sejumlah seniman lainnya.

Beragam karya dipamerkan dalam ajang ini, mulai dari karya visual tiga dimensi, software, aplikasi, karya kolaboratif kelompok, seni performatif, hingga seni konseptual. Seluruh karya diperkenalkan dalam malam pembukaan pada 19 Juli 2026, kemudian dipamerkan setiap hari hingga 30 Juli 2026.

Seluruh agenda dan rangkaian program Indonesia UFO Festival 2026 dapat diikuti secara gratis dan terbuka untuk masyarakat tanpa dipungut biaya apa pun. Indonesia UFO Festival merupakan hasil kerja sama tiga institusi dan lembaga non-profit, yaitu ISSS (Indonesia Space Science Society), Indonesia UFO Network (IUN), dan HONF Foundation.

Informasi lebih lanjut mengenai Indonesia UFO Festival 2026 dapat diakses melalui Instagram  @indonesia_ufo_network atau laman resmi www.vufoc.space.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
EDITOR: TIFANI

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA