Pesan itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) terkait esensi dari perayaan Iduladha tahun ini.
"Dari aspek religius, hari raya ini menjadi momen penting untuk melakukan introspeksi diri. Artinya apa yang kita lakukan saat ini, mengintrospeksi pada apa yang sebelumnya kita lakukan, akhirnya kita ikhlas untuk menapak yang selanjutnya," kata Andi Sumangerukka dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026.
Sementara dari aspek sosial, ASR mengimbau kepada masyarakat yang memiliki kemampuan finansial lebih agar meningkatkan kepedulian, salah satu contohnya dengan saling berbagi serta rela berkorban demi membantu sesama umat.
"Aspek sosialnya itu mari kita berbagi dengan sesama umat. Kita lihat bahwa di sana-sini ada keterbatasan yang dimiliki oleh masyarakat. Maka bagi mereka yang mempunyai kemampuan lebih, sisihkanlah sebagian yang dimiliki dan siap untuk berkurban," ujarnya.
Lanjut ASR, bila nilai keikhlasan dalam beragama dan kepedulian sosial tersebut diimplementasikan selaras, maka berbagai tantangan maupun keterbatasan daerah dapat diselesaikan bersama-sama.
"Kalau kita melihat dari dua aspek itu, maka saya yakin keterbatasan yang ada nanti kita akan bisa bersama-sama untuk mengatasi masalah-masalah yang ada di daerah ini," jelasnya.
Pada momentum Iduladha tahun ini, Andi Sumangerukka secara pribadi juga turut menyumbangkan sebanyak 11 ekor sapi kurban.
BERITA TERKAIT: