Api dengan cepat membesar dan melalap sebagian atap serta dinding bangunan pabrik yang telah berdiri sejak tahun 1921 tersebut.
Peristiwa itu terjadi saat masyarakat di sekitar perkebunan teh tengah merayakan Hari Raya Iduladha. Suasana yang sebelumnya penuh kegembiraan mendadak berubah panik ketika kobaran api dan asap hitam pekat membumbung tinggi dari area pabrik.
Dari video amatir warga yang beredar di media sosial, terlihat warga histeris dan kebingungan melihat api terus membesar.
Sebagian warga berupaya meminta bantuan dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran melalui siaran langsung media sosial.
Kepala Bidang Damkar Kota Pagar Alam, Hafiz Ramadan membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan api saat ini telah berhasil dipadamkan dan petugas masih melakukan proses pendinginan di lokasi.
“Benar, kami mendapat laporan kebakaran gedung pabrik teh. Saat ini api sudah padam dan masih proses pendinginan,” ujar Hafiz, dikutip dari
RMOLSumsel.
Menurutnya, setelah menerima laporan, Damkar Kota Pagar Alam langsung menerjunkan satu regu petugas lengkap dengan satu unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan water cannon untuk mencegah api meluas ke bangunan lain di sekitar pabrik. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar satu jam kemudian.
Belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun kronologi detail peristiwa tersebut. Namun kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
BERITA TERKAIT: