Dudy mengatakan, dari 91 korban luka, sebanyak 38 penumpang telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan medis.
“Sisanya kami harapkan segera pulih dan dapat berkumpul kembali bersama keluarga,” kata Dudy dilansir dari
RMOLJabarPemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memastikan penanganan korban berjalan optimal, termasuk pelayanan kesehatan bagi penumpang yang masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.
Selain itu, Kementerian Perhubungan juga tengah mempersiapkan pemulihan operasional KRL lintas Cikarang?"Bekasi Timur.
Namun, pembukaan kembali layanan masih menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
“Apabila telah diberikan
clearance oleh KNKT, maka insya Allah siang ini layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur dapat kembali beroperasi,” kata Dudy.
Saat ini, proses persiapan terus dilakukan, meliputi uji coba rel, sistem persinyalan, serta pengecekan menyeluruh terhadap infrastruktur guna memastikan keamanan perjalanan.
“Yang paling utama adalah keselamatan. Kami memastikan seluruh aspek teknis benar-benar aman sebelum operasional kembali dilakukan,” pungkas Dudy.
BERITA TERKAIT: