Kecelakaan Bekasi Timur Ganggu 25 Perjalanan Kereta, Operasional Masih Terbatas

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Selasa, 28 April 2026, 12:12 WIB
Kecelakaan Bekasi Timur Ganggu 25 Perjalanan Kereta, Operasional Masih Terbatas
Stasiun Bekasi Timur (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)
rmol news logo Dampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur masih terasa pada operasional perjalanan kereta api. Hingga saat ini, sejumlah perjalanan masih mengalami gangguan akibat insiden tersebut.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa sedikitnya 25 perjalanan kereta terdampak akibat tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan Kereta Rel Listrik (KRL).

Menurut Bobby, gangguan operasional masih terjadi karena jalur rel yang tersedia saat ini digunakan secara bergantian.

“Masih ada gangguan karena kita masih menggunakan satu jalur secara bergantian. Jalur Bekasi-Bekasi Timur saat ini masih double track, belum double-double track,” ujarnya di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan satu jalur tersebut menyebabkan keterlambatan perjalanan kereta. Hingga kini, tercatat sebanyak 25 perjalanan kereta mengalami penundaan.

Sementara itu, insiden kecelakaan yang terjadi pada Senin malam, 27 April 2026 sekitar pukul 20.52 WIB, mengakibatkan 14 orang meninggal dunia dan 84 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban saat ini dirawat di delapan rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya. rmol news logo article
EDITOR: RENI ERINA

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA