Hal itu diungkapkan Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Kota Administrasi Jakarta Timur, Taufik Yulianto di Kantor Walikota Jakarta Timur, Senin 27 April 2026. Pelaksanaan operasi dilakukan sepanjang 17-27 April 2026.
“Data tertinggi penangkapan ikan sapu-sapu berada di Dermaga Eco Edu Wisata Ciliwung, Kelurahan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati,” kata Taufik.
Taufik menjelaskan, operasi dilakukan dalam rangka untuk mengendalikan populasi spesies invasif yang merusak ekosistem sungai, sekaligus melindungi ikan lokal, serta mencegah kerusakan turap/infrastruktur perairan akibat lubang sarang ikan.
“Operasi ini dilakukan karena ikan sapu-sapu di sungai sudah tercemar logam setelah dilakukan uji laboratorium oleh Dinas KPKP DKI Jakarta, dan ikan sapu-sapu tidak layak dikonsumsi karena dapat yang bisa menggangu kesehatan manusia,” tutup Taufik.
BERITA TERKAIT: