Penutupan tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian proses pemilihan Rektor Itera periode mendatang yang dilaksanakan secara terbuka, transparan, dan akuntabel.
Hingga batas akhir pendaftaran, panitia mencatat sebanyak 13 bakal calon rektor telah mendaftarkan diri melalui laman resmi pemilihan rektor Itera. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia, baik dari internal Itera maupun eksternal.
Adapun daftar bakal calon rektor berdasarkan urutan abjad yakni Prof. Dr. Aswan, S.T., M.T. dan Dewi Larasati, S.T., M.T., Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian Dr. Baginda Parsaulian, S.E., S.H., M.E. dari UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
Selain itu terdapat Prof. Dr. Ir. Fahmi, S.T., M.Sc., IPU dari Universitas Sumatera Utara serta Prof. Dr. Ir. M. Faiz Syuaib, M.Agr dari Institut Pertanian Bogor.
Sementara dari internal Itera tercatat sejumlah nama, yakni Hadi Teguh Yudistira, S.T., Ph.D., Dr. Ikah N. P. Permanasari, S.Si., M.Si., Ir. M. Bobby Rahman, S.T., M.Si. (Han)., Ph.D., Ar. Roy Candra P. Sigalingging, S.T., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Hj. Sunarsih, S.S., M.A.
“Partisipasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk berkontribusi dalam pengembangan Itera dengan spirit BIJAK, yakni Berani, berintegritas, jujur, amanah, dan kreatif, sebagai perguruan tinggi teknologi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global,” kata Ketua Panitia Pemilihan Rektor Itera, Abdul Rajak dikutip dari
RMOLLampung, Senin 16 Februari 2026.
Selanjutnya, panitia akan melaksanakan tahapan verifikasi dan penilaian kelengkapan dokumen sebagai bagian dari proses penjaringan.
Pengumuman bakal calon rektor yang dinyatakan lolos verifikasi dijadwalkan akan disampaikan kepada publik pada 6 April 2026 melalui laman resmi pemilihan rektor Itera.
Panitia memastikan seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, objektivitas, dan akuntabilitas guna menghasilkan pemimpin terbaik bagi Itera.
BERITA TERKAIT: